Jakarta, InfoPublik – Tim nasional (Timnas) sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan dengan lolos ke babak delapan besar IFCPF World Cup 2026 di Atlanta, Amerika Serikat. Pada perempat final, Indonesia dijadwalkan menghadapi Spanyol untuk memperebutkan tiket semifinal.
Indonesia melaju ke fase gugur sebagai runner-up Grup A dengan mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan. Tim Merah Putih meraih kemenangan atas Republik Irlandia dengan skor 3-2 dan Jepang 3-1, serta kalah 0-2 dari Inggris yang keluar sebagai wakil grup lainnya.
Kelolosan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Indonesia yang menjalani debut di ajang sepak bola cerebral palsy tingkat dunia tersebut.
Pelatih Timnas sepak bola CP Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, mengapresiasi perjuangan para pemain selama fase grup. Ia berharap tim mampu melanjutkan performa positif saat menghadapi Spanyol.
“Alhamdulillah kita bisa masuk babak 8 besar. Kita akan melawan Spanyol. Insya Allah, mohon doanya agar kami bisa memberikan kado untuk Indonesia,” kata Yanuar Dhuma, Selasa (20/10/2026) pagi waktu Atlanta.
Pertandingan Indonesia melawan Spanyol dijadwalkan berlangsung di Atlanta pada Selasa (20/10/2026) pukul 19.30 waktu setempat atau Rabu (21/10/2026) pukul 06.30 WIB.
Meski telah memastikan tempat di perempat final, tim pelatih masih menaruh perhatian pada aspek pertahanan. Penempatan posisi pemain dan komunikasi antarlini menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi Spanyol.
“Sisi pertahanan masih kurang tepat, dari penempatan posisi, komunikasi antarlini. Itu menjadi pekerjaan rumah yang akan kita perbaiki untuk persiapan di babak 8 besar,” jelas Dhuma.
Pemain Timnas sepak bola CP Indonesia, Saiful Maarif, mengatakan tim telah menjalani persiapan dan pemulihan kondisi fisik menjelang pertandingan berikutnya. Menurutnya, istirahat yang cukup menjadi salah satu faktor penting setelah para pemain mengerahkan tenaga dalam pertandingan fase grup.
Saiful menyebut kemenangan atas Jepang menjadi salah satu pertandingan yang menguras energi. Laga tersebut berlangsung di Arthur M. Blank US Soccer National Training Center.
“Tentu saja saya dan tim sudah sangat siap, karena kami sudah melakukan recovery yang cukup baik. Semoga kami bisa kembali meraih kemenangan,” ujar Saiful.
Pada babak delapan besar, pertandingan lainnya mempertemukan Brasil melawan Skotlandia, Inggris menghadapi Belanda, serta Amerika Serikat melawan Republik Irlandia.
Bagi Indonesia, keberhasilan menembus perempat final pada penampilan perdana menjadi modal penting untuk melanjutkan perjalanan di turnamen tersebut. Laga melawan Spanyol sekaligus menjadi kesempatan bagi skuad Merah Putih untuk membuktikan kemampuan bersaing di level internasional dan membuka peluang melangkah ke semifinal.