Jakarta, InfoPublik – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengapresiasi pengabdian para pekerja di wilayah perbatasan yang tetap berkontribusi bagi Indonesia di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan.
Menurut Nezar, kisah mereka perlu mendapat perhatian publik agar dedikasi masyarakat di wilayah terluar Indonesia semakin dikenal. “Di sini hadir tiga dari puluhan ribu para pahlawan lain yang bekerja di perbatasan,” ujar Nezar dalam perayaan HUT ke-3 Sin Po TV di Jakarta Barat, Minggu (18/10/2026).
Nezar Patria menegaskan, penerima penghargaan Pahlawan Perbatasan merupakan representasi dari banyak sosok yang menjalankan pengabdian di wilayah perbatasan. Dedikasi mereka menunjukkan bahwa menjaga semangat Indonesia membutuhkan kontribusi masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk mereka yang bekerja dengan segala keterbatasan. “Kami juga memberikan apresiasi yang tinggi untuk Sin Po TV atas langkah mulia membuka mata kita semua untuk melihat bagaimana mereka yang bekerja di perbatasan, yang mungkin jarang kita ketahui, menghadapi berbagai tantangan dengan segala macam keterbatasan, tetapi semangat tetap menyala untuk Indonesia,” kata Nezar.
Ia menilai, pengangkatan kisah para pekerja perbatasan dapat membantu masyarakat memahami tantangan yang mereka hadapi sekaligus melihat arti pengabdian bagi bangsa. Upaya tersebut juga memperluas perhatian terhadap berbagai bentuk kontribusi masyarakat di wilayah perbatasan. “Apa yang dilakukan oleh Sin Po TV bisa menjadi inspirasi juga bagi kita semua untuk melihat bahwa negeri kita begitu luas, begitu besar, dan membutuhkan kerja yang ikhlas, kerja yang tulus untuk membuat Indonesia hebat,” ungkap Nezar Patria.
Nezar berharap inisiatif Sin Po TV dalam menghadirkan kisah para pekerja perbatasan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus berkontribusi bagi Indonesia melalui peran dan tanggung jawab masing-masing.
Adapun penerima Penghargaan Pahlawan Perbatasan dalam acara tersebut adalah Kasat Binmas Polres Panai Polda Papua Tengah Ipda Lalu Hiskam Anady, Danyonif 741/GN sekaligus Dansatgas Pamtas RI–Timor Leste Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, serta pegawai KPID NTB Dewi Irawati.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Maulana Bungaran, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Helvi Yuni Moraza, Gubernur Banten Andra Soni, serta Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai.