Jakarta, InfoPublik — Karateka nasional, Leica Al Humaira Lubis, merasakan dampak signifikan dari bonus yang diterima usai meraih medali emas pada ajang SEA Games 2025. Capaian tersebut tidak hanya menjadi tonggak prestasi, tetapi juga mengubah kondisi ekonomi dirinya dan keluarga.
Leica mengungkapkan, bonus yang diterimanya menjadi pengalaman pertama mendapatkan apresiasi langsung dari negara dalam jumlah besar. Ia mengaku tidak menyangka pencapaian debut internasionalnya berujung pada perubahan besar dalam hidupnya.
“Rasanya seperti rezeki nomplok,” ujar Leica dalam keterangan resminya yang diterima InfoPublik pada Sabtu (25/4/2026).
Alih-alih menggunakannya untuk kebutuhan konsumtif, atlet berusia 21 tahun tersebut memilih memprioritaskan kesejahteraan keluarga. Bonus tersebut dimanfaatkan untuk membeli rumah, mengingat sebelumnya keluarganya belum memiliki aset tempat tinggal.
Selain itu, Leica mulai mengelola keuangan secara lebih terencana dengan mengalokasikan sebagian dana untuk investasi jangka panjang. Langkah ini juga diiringi dengan peningkatan kebutuhan penunjang karier, seperti pembaruan peralatan latihan.
“Rumahnya lagi proses, bonus sebagiannya buat investasi jangka panjang. Sebelumnya memang keluarga belum punya aset, jadi lagi fokus ke situ,” jelasnya.
Tidak hanya fokus pada kepentingan pribadi, Leica juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan olahraga tempat ia dibina. Ia menggunakan sebagian bonus untuk merenovasi tempat latihan karate di Medan yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak, termasuk mengganti matras yang berisiko bagi keselamatan atlet.
Lebih jauh, Leica memiliki visi jangka panjang untuk membangun fasilitas latihan karate yang lebih representatif. Ia ingin menghadirkan warisan nyata bagi generasi atlet berikutnya.
“Aku ada kepikiran untuk bikin sarana latihan karate suatu saat nanti. Kalau untuk sekarang ini lagi fokus sebagai atlet,” ujarnya.
Kisah Leica menjadi bukti bahwa keberhasilan atlet tidak hanya berdampak pada capaian individu, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan dan kontribusi sosial. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor olahraga, sekaligus menciptakan efek berganda bagi ekonomi masyarakat.
Langkah Leica juga mencerminkan nilai-nilai kemandirian, keberlanjutan, dan pemberdayaan yang menjadi bagian dari penguatan ekosistem olahraga nasional.