Jakarta, InfoPublik - Masuknya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam lima besar kementerian dengan kinerja terbaik versi survei publik menjadi sinyal positif. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan capaian persepsi tersebut berbanding lurus dengan dampak nyata bagi pemuda dan prestasi olahraga nasional.
Kementerian Pemuda dan Olahraga di bawah kepemimpinan Erick Thohir menempati posisi lima besar kementerian dengan kinerja terbaik berdasarkan survei nasional yang dirilis Cyrus Network pada April 2026.
Survei yang melibatkan 1.260 responden di 38 provinsi tersebut menempatkan Kemenpora sejajar dengan kementerian strategis lain seperti Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap program kepemudaan dan olahraga yang dijalankan pemerintah. Namun demikian, indikator berbasis persepsi publik juga menuntut konsistensi kinerja agar tidak berhenti pada citra semata.
Menpora Erick menyebut hasil ini sebagai motivasi untuk memperkuat program yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Capaian ini adalah hasil kerja keras bersama dan menjadi dorongan untuk terus menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi pemuda dan olahraga Indonesia,” ujarnya dalam siaran persnya yang diterima InfoPublik, Rabu (15/4/2026).
Dalam beberapa tahun terakhir, Kemenpora memang mendorong transformasi internal, mulai dari perbaikan tata kelola hingga penguatan sektor industri olahraga dan sport tourism. Pendekatan ini menandai pergeseran kebijakan dari sekadar pembinaan prestasi menuju pembangunan ekosistem olahraga yang lebih luas.
Namun, tantangan ke depan tidak ringan. Tingginya ekspektasi publik menuntut program yang lebih terukur, terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja berbasis olahraga, peningkatan prestasi internasional, serta pemberdayaan pemuda di sektor produktif.
Selain itu, konsistensi kolaborasi lintas sektor—baik dengan pemerintah daerah, swasta, maupun mitra internasional—akan menjadi faktor kunci untuk menjaga keberlanjutan program.
Di sisi lain, survei ini juga menunjukkan bahwa kinerja kementerian semakin dinilai publik secara komparatif. Artinya, inovasi dan kecepatan respons terhadap kebutuhan masyarakat menjadi penentu utama dalam mempertahankan kepercayaan.
Masuknya Kemenpora dalam lima besar kementerian berkinerja terbaik menjadi pijakan awal, bukan garis akhir. Pemerintah kini dituntut menjaga momentum dengan memastikan bahwa kepercayaan publik bertransformasi menjadi dampak konkret bagi generasi muda dan prestasi bangsa.
Sejalan dengan Asta Cita, capaian ini memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul, sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang responsif, inovatif, dan berorientasi hasil.