Jakarta, InfoPublik — Pemerintah terus mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi sebagai strategi memperkuat daya saing global sumber daya manusia. Upaya itu ditunjukkan melalui pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dengan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty bersama delegasi Indian Institute of Management Bangalore (IIMB), di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Pertemuan ini menandai penguatan kemitraan strategis Indonesia–India di sektor pendidikan tinggi, khususnya dalam memperluas akses pendidikan berkualitas dan memperdalam kolaborasi riset lintas negara.
Menteri Brian menegaskan, kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi kunci dalam menjawab tantangan global, terutama di bidang ekonomi dan bisnis yang terus berkembang dinamis. “Kami mendorong perguruan tinggi di Indonesia dan India untuk mengembangkan program bersama, khususnya riset di bidang bisnis dan ekonomi,” ujar Brian Yuliarto.
Selain penguatan riset, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan program pendidikan, termasuk peluang pembukaan program magister administrasi bisnis (MBA) di Indonesia. Inisiatif ini dinilai strategis untuk meningkatkan kapasitas talenta nasional di bidang manajemen dan kewirausahaan berbasis global.
Duta Besar India, Sandeep Chakravorty, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kedua negara dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.
Sementara itu, Rektor IIMB Dinesh Kumar Unnikrishna menyampaikan bahwa sebagai institusi berbasis riset, IIMB siap memperkuat kerja sama di bidang-bidang strategis. Fokus utama meliputi transformasi digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan ekosistem bisnis modern yang adaptif terhadap perubahan global.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas institusi pendidikan tinggi, tetapi juga mendorong lahirnya ekosistem pembelajaran yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan industri.
Dengan pendekatan kolaboratif lintas negara, pemerintah optimistis kemitraan Indonesia–India akan menjadi katalis dalam mencetak talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta pendidikan tinggi dunia.