Kemenkop UKM Ajak Mahasiswa Dukung Ketahanan dan Kemandirian Pangan

: Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim mengatakan KemenKopUKM kini tengah fokus mewujudkan koperasi modern di Indonesia salah satunya Koperasi Pangan Modern/Foto: KemekopUKM


Oleh Putri, Selasa, 28 November 2023 | 13:49 WIB - Redaktur: Untung S - 41


Jakarta, InfoPublik – Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Arif Rahman Hakim mengajak para mahasiswa untuk mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan melalui koperasi.

Melalui keterangan resmi yang dikutip InfoPublik pada Senin (27/11/2023), Arif mengatakan Indonesia memiliki kekayaan alam yang begitu melimpah, yang bisa dimanfaatkan dan dijadikan potensi dalam pengembangan usaha ke depan.

"Setiap daerah pasti memiliki produk khas. Itu bisa dikembangkan dan dijadikan produk unggulan daerah melalui koperasi," kata Arif saat memberikan Kuliah Umum dengan tema Dukungan Ketahanan dan Kemandirian Pangan Melalui Kebijakan Pengembangan Koperasi dan UMKM, di Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta.

Lebih lanjut, KemenKopUKM kini tengah fokus mewujudkan koperasi modern di Indonesia. Salah satunya, Koperasi Pangan Modern yang telah mengadopsi teknologi, berpotensi ke dalam skala industri, memiliki akses terhadap sumber-sumber permodalan dan pasar.

Sehingga, menghasilkan nilai tambah yang tinggi dan manfaat yang besar kepada anggotanya dengan mengedepankan nilai dan prinsip koperasi. Arif kemudian memaparkan, ada tujuh kriteria sebagai koperasi moderen.

Yaitu, terhubung dengan offtaker, mengadopsi teknologi/inovasi, memiliki akses terhadap sumber pembiayaan, skala industri/kapasitas produksi besar, hinggga melakukan sinergi antar pihak/berbasis ekosistem.

Selanjutnya harus profesionalisme tata kelola dan manajemen, serta berbasis anggota dan nilai tambah yang tinggi.

Arif juga mengajak mahasiswa menjadi wirausaha setelah lulus kuliah kelak. Terlebih lagi, saat ini, pemerintah telah mencanangkan program untuk mencetak 1 juta wirausaha baru yang lahir dari kalangan generasi muda.

"Dan untuk mencetak wirausaha yang tangguh dan mandiri harus dilakukan secara by-design. Harus terus-menerus dilakukan pendampingan sejak awal hingga menjadi wirausaha yang tangguh dan mandiri," kata Arif.

Rektor UGM Prof. Ova Emilia menyebutkan koperasi merupakan salah satu kekuatan ekonomi luar biasa yang tidak bisa diabaikan kehadirannya dalam perekonomian nasional. Pasalnya, koperasi memiliki prinsip ekonomi kebersamaan, keadilan, dan juga kemandirian.

Oleh karena itu, ia mengakui program-program dari KemenkopUKM sangat komprehensif dan layak untuk dipelajari bersama.

"Ini menjadi tantangan bagi para mahasiswa untuk menjadi wirausaha dengan berkoperasi. Karena, koperasi dan UKM adalah tulanh punggung perekonomian nasional. Dan tugas kita adalah memperkuat peran koperasi dan UKM," kata Prof. Ova.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Putri
  • Kamis, 29 Februari 2024 | 21:00 WIB
Layanan Rujukan Humanis Kuatkan Integrasi Layanan Primer
  • Oleh Putri
  • Kamis, 29 Februari 2024 | 20:10 WIB
Menkes Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kanker
  • Oleh Putri
  • Kamis, 29 Februari 2024 | 19:55 WIB
Indonesia Kembangkan Layanan Kesehatan Mental Perinatal
  • Oleh Putri
  • Kamis, 29 Februari 2024 | 19:16 WIB
Menko PMK Pesan agar Santri Bisa Menangkan Dunia dan Akhirat
  • Oleh Putri
  • Kamis, 29 Februari 2024 | 19:15 WIB
Menko PMK Tinjau RSUD OKU Timur