Perusahaan Mulai Rekrut Warga Sekitar KITB yang Bersertifikat Kompetensi

: Staf Khusus Menaker Caswiyono bersama Warga desa penyangga di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)/Foto: Dok Kemnaker


Oleh Baheramsyah, Selasa, 10 Oktober 2023 | 12:12 WIB - Redaktur: Untung S - 42


Jakarta, InfoPublik - Warga desa penyangga di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mulai direkrut perusahaan. Warga yang direkrut tersebut merupakan warga yang telah mendapatkan pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusydie Cakrawangsa, mengatakan setelah melalui proses panjang berupa pelatihan dan sertifikasi, warga di sekitar KITB mulai direkrut oleh perusahaan di KITB. Adapun untuk tahap I, sebanyak 50 orang direkrut PT Yih Quan Foot Wear.

"Hari ini kita pecah telor, tahap pertama pekerja lokal dari desa penyangga mulai bekerja di KITB. Ini sebagai bukti, bahwa apa yang dicita-citakan oleh publik, dan saya janjikan sebelumnya, hari ini terealisasi," kata Caswi pada acara Pembekalan dan Pelepasan Warga KITB di Anjungan Siap Kerja KITB, Batang, Jawa Tengah, Minggu (8/10).

Dalam keterangan tertulis Biro Humas Kemnaker, Senin (9/10/2023), Staf Khusus Menaker Caswi menjelaskan, proses rekrutmen sendiri terdiri dari pelatihan kompetensi, sertifikasi, hingga penempatan. Untuk memastikan proses tersebut berjalan, pihaknya telah menghadirkan Anjungan Siap Kerja di KITB.

Anjungan Siap Kerja KITB sendiri saat ini sudah menggelar pelatihan bagi warga melalui 2 batch pelatihan, di mana setiap batch terdiri dari 100 orang.

"Namun dari hasil sertifikasi, baru masuk 50 calon pekerja yang siap dan memenuhi sertifikasi, untuk tahap pertama," jelasnya.

PT Yih Quan Foot Wear, sebut Caswi, adalah perusahaan alas kaki yang menjadi perusahaan pertama di KITB. Estimasi kebutuhan tenaga kerja perusahaan ini mencapai 500 orang.

"Ke depan secara bertahap, akan terus dipenuhi melalui sertifikasi secara berkelanjutan. Mudah-mudahan, talenta-talenta warga Batang, akan terus muncul, sehingga siap direkrut menjadi tenaga kerja di KITB, khususnya di PT Yih Quan Foot Wear," ujarnya.

Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kemnaker, Muhammad Ali, menambahkan, sebelum bekerja, Warga KITB diberikan pelatihan, sertifikasi, kemudian penempatan. Menurutnya, pola di KITB ini dapat dikembangkan di kawasan industri lainnya di Indonesia.

"Pola yang dilakukan KITB bisa menjadi contoh. Di mana, jika calon pekerja bisa mempersiapkan diri dengan baik, maka perusahaan sudah barang tentu, juga akan menerima mereka dengan baik," ujarnya.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Jumat, 23 Agustus 2024 | 18:36 WIB
Wapres Ma'ruf Amin Resmi Buka NakerFest 2024
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 22 Agustus 2024 | 19:44 WIB
Kemnaker Raih JDIHN Awards Terbaik III 2024, Buktikan Komitmen pada Layanan Hukum
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 22 Agustus 2024 | 12:07 WIB
Wamenaker: Praktik Bisnis Bertanggung Jawab Kunci Kesejahteraan Sosial
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Selasa, 20 Agustus 2024 | 21:45 WIB
Kemnaker Dorong Keterbukaan Informasi Publik untuk Wujudkan PPID yang Excellent
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Selasa, 20 Agustus 2024 | 21:42 WIB
Menaker Ida Fauziyah Dorong Penerima Beasiswa LPDP Hadapi Megatrend Global
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Selasa, 20 Agustus 2024 | 09:52 WIB
Kemnaker Gelar Festival Pendidikan dan Pelatihan Vokasi di Naker Fest 2024