Jakarta, InfoPublik – Sosok kharismatik Marsekal M Tonny Harjono dinilai sudah tepat untuk menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) baru menggantikan Marsekal Fadjar Prasetyo.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto saat menghadiri serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4/2024).
“Kalau menurut saya ini sudah tepat Pak Tonny menjadi Kepala Staf Angkatan Udara dan segera meneruskan program-program yang sudah dilaksanakan oleh Pak Marsekal Fadjar Prasetyo,” ujarnya.
Menko Hadi mengatakan, tugas utama yang harus dilakukan KSAU baru yaitu melaksanakan kesiapan dan kemampuan alutsista untuk mendukung tugas pokok TNI. Diantaranya adalah kesiapan alutsista pesawat udara baik pesawat tempur maupun pesawat heli. Kemudian, kemampuan personil untuk mengawakinya.
Apa yang harus dilakukan utama?, Lanjut Menko Hadi, yaitu mendukung tugas pokok TNI. Pertama adalah pengamanan wilayah udara tentunya harus disiapkan alutsista radar dan alat pendukungnya.
Kedua adalah membantu mengamankan selat malaka, ini sangat penting, karena isu selat malaka terus ada, dan ketiga, pengamanan laut Natuna Utara. “Peran angkatan udara sangat penting di situ baik pesawat tempur maupun pesawat angkut, dan pesawat intai khususnya,” lanjutnya.
Mantan Panglima TNI itu menyampaikan tugas berikutnya yaitu pengamanan-pengamanan wilayah perbatasan, baik perbatasan darat antara Indonesia dengan Malaysia, Indonesia dengan Timur Leste, dan Indonesia dengan Papua Nugini. Selain itu, hubungan penuh operasi militer selain perang adalah pengamanan wilayah rawan di Papua.
Paling penting saat ini, sebentar lagi April 2024 sudah masuk musim kemarau khususnya di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara Timur, dan sampai bulan September terus akan masuk musim kemarau dan diikuti dengan La Nina.
“Sehingga apa yang kita siapkan, Angkatan Udara segera menyiapkan alutsista agar terhindar terjadinya kebakaran, dan lain sebagainya. Saya yakin pak Toni punya pengalaman dalam hal ini untuk menyiapkan kesiapsiagaan alutsista dan kemampuan personilnya,” tambah Menko Hadi.