Jakarta, Infopublik – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) MTF TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-O UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui latihan bersama (Latma).
Latma melibatkan Helikopter HS-1305 dan KRI Diponegoro-365 (KRI DPN-365) dalam operasi Vertrep dengan kapal perang Turki TCG Bandirma F-502 di Laut Mediterania, Minggu, (30/06/2024).
Dari keterangan tertulis yang diterima redaksi Senin (1/7/2024) dijelaskan bahwa latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dalam pengiriman logistik di tengah laut, di mana helikopter harus menggunakan peralatan hoist untuk menurunkan barang ke kapal karena tidak dapat mendarat langsung di geladak.
Helikopter AS 565 MBe HS-1305 dari Skuadron 100 Wing Udara 2 Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda dipimpin oleh Kapten Laut (P) Rayendra Jaka sebagai Captain Pilot dan Lettu Laut (P/W) Michelle Anggreani sebagai Copilot.
Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu, Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O UNIFIL, menjelaskan latihan Vertrep ini penting untuk meningkatkan profesionalisme dan kerjasama antar unsur MTF.
“Ini juga membantu melatih Prajurit Satgas dalam melaksanakan operasi logistik di laut serta meningkatkan koordinasi dan prosedur komunikasi taktis antara helikopter dengan kapal perang,” ujar Wirastyo.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit Jalasena yang menjalankan misi perdamaian dunia.
Kasal mengimbau agar terus menjaga hubungan diplomasi dengan negara sahabat untuk mencapai tujuan bersama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.