Jakarta, InfoPublik - Dalam rangka persiapan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar latihan olah strategi Operasi Mantap Brata di Gedung Presisi Mabes Polri. Latihan ini diikuti oleh seluruh satgas Ops Mantap Brata, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Kepala Biro Teknologi dan Komunikasi (Karotekkom) Divisi TIK Polri, Brigjen Pol. Giri Purwanto menyampaikan bahwa latihan ini bertujuan untuk memantapkan semua level dari level strategi, manajerial, dan level taktis.
“Latihan ini merupakan kegiatan yang berbeda dari operasi-operasi sebelumnya, karena seluruh tingkatan yang ada dalam operasi dilakukan secara bersama, berjenjang yang sesuai dengan tugasnya masing-masing,” kata Giri dalam keterangan resminya, Senin (6/11/2023).
Secara keseluruhan, terang dia, unsur-unsur yang terlibat dalam latihan ini terdiri dari tiga struktur organisasi, yaitu opspus, opsda, dan tingkat polres/opsres.
Di tingkat pusat ada 9 satgas, opsda ada 34 polda, dan ops polres ada 528 polres. "Yang ingin dicapai yaitu untuk memantapkan kemampuan di semua level operasi,” ujar Giri.
Ia menjelaskan, pembeda dari operasi sebelumnya adalah dari sisi cakupan peserta yang ikut terlibat dalam latihan. “Peserta latihan kali ini lebih banyak, karena melibatkan seluruh satgas, baik di tingkat pusat maupun daerah,” jelas Giri.
Kemudian, dalam hal perkembangan teknologi, Polri membangun command center yang didalamnya didukung oleh infrastruktur teknologi yang baik.
“Command center ini akan menjadi pusat pengendalian operasi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan operasi,” kata Giri.
Menurut dia, latihan olah strategi Ops Mantap Brata ini merupakan salah satu upaya Polri untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.