- Oleh Eko Budiono
- Rabu, 26 Maret 2025 | 13:00 WIB
: Ajang the 1st China-ASEAN Clean Energy Week (CACEW) di Hainan, China, Selasa (19/9/2023). ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM.
Oleh Eko Budiono, Selasa, 19 September 2023 | 16:51 WIB - Redaktur: Untung S - 137
Jakarta, InfoPublik - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menawarkan pengembangan energi bersih saat menghadiri the 1st China-ASEAN Clean Energy Week (CACEW) atau Pekan Energi Bersih Pertama China-ASEAN di Hainan, China, Selasa (19/9/2023).
Menurut Arifin, posisi Indonesia sebagai bagian dari negara ASEAN mempunyai rancangan pengembangan interkonektivitas atau super grid di masa mendatang.
Ide itu diharapkan mampu menekan intermiten antarpulau dan meningkatkan interkonektivitas berbasis energi bersih.
"Interkonektivitas (super grid) itu akan mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi terbarukan dan menciptakan sistem energi berkelanjutan di seluruh Indonesia," kata Arifin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa (19/9/2023).
Menteri Arifin mengatakan, peningkatan kerja sama energi di kawasan ASEAN dengan China terus mengalami pertumbuhan positif di tengah berbagai tantangan global.
ASEAN dinilai sebagai mitra strategis pembangunan dan diharapkan memberikan dampak positif bagi ekonomi kawasan.
"Integrasi itu diharapkan membawa berkah bagi pengembangan transisi energi bersih di ASEAN yang memiliki potensi meyakinkan," ujarnya.
Arifin melanjutkan kehadiran super grid tak lepas dari kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki sumber daya energi terbarukan yang potensial, yaitu lebih dari 3.600 gigawatt (GW).
"Sebanyak 4,7 GW tenaga surya akan dikembangkan hingga 2030. Sementara target jangka panjang 421 GW atau 60 persen dari total kapasitas pada 2060," jelasnya.
Di samping super grid, Arifin menekankan peran vital gas bumi sebagai bagian dari percepatan transisi energi bersih di Indonesia.
Pemanfaatan gas bumi pun terus dioptimalkan melalui beberapa program seperti pembangunan transmisi dan distribusi gas yang terintegrasi; pembangunan fasilitas infrastruktur antara lain floating storage regasification unit, kilang dan terminal liquid natural gas, gas kota, dan jaringan pipa; hingga konversi bahan bakar diesel menjadi gas di pembangkit listrik.
"Kami membuka peluang bagi perusahaan gas China untuk berinvestasi pengembangan gas di Indonesia," ungkap Arifin.