Padang, InfoPublik – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menerima bantuan keuangan khusus senilai Rp300 juta dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Bantuan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Agam, Sumatra Barat.
Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mendukung proses pemulihan serta meringankan beban masyarakat korban bencana di Agam.
Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Sumatra Barat, Medi Iswandi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Karawang kepada masyarakat Sumatra Barat.
“Bantuan ini merupakan wujud nyata semangat persatuan dan gotong royong antardaerah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karawang atas kepeduliannya terhadap masyarakat Kabupaten Agam yang terdampak bencana,” ujarnya.
Medi Iswandi menegaskan bahwa dana bantuan tersebut akan dikelola secara transparan dan segera disalurkan. Penggunaannya akan difokuskan pada upaya pemulihan di Kabupaten Agam, termasuk perbaikan infrastruktur yang rusak serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Kabupaten Karawang, Ridwan Salam, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah yang tertimpa musibah.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak, serta mendorong masyarakat untuk bangkit kembali pascabencana. Ini juga menjadi bagian dari penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Karawang dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat,” ungkapnya.
Bantuan tersebut menjadi simbol kuatnya solidaritas antardaerah di Indonesia dalam menghadapi bencana serta mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak.
Berdasarkan data terbaru Posko Terpadu Kebencanaan Provinsi Sumatra Barat hingga 11 Desember 2025 pukul 09.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 240 orang, dengan 205 korban telah teridentifikasi dan 35 lainnya masih dalam proses identifikasi. Selain itu, tercatat 113 orang mengalami luka-luka, sementara 93 warga masih dalam pencarian.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi yang dapat diakses melalui Dashboard Satu Data Bencana Sumatra Barat.
(adp/hm/Diskominfotik Sumbar)