Atambua, InfoPublik- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), meluncurkan Gerakan Minum Susu bagi anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) guna memperkuat pemenuhan gizi seimbang sekaligus mendukung tumbuh kembang anak sejak dini.
Pemberian susu gratis tersebut akan dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan PAUD se-Kabupaten Belu setiap hari Senin selama enam bulan ke depan untuk membangun pembiasaan pola hidup sehat.
“Asupan gizi yang baik memiliki peranan vital dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kesehatan, serta kesiapan anak dalam mengikuti pembelajaran. Melalui gerakan ini, kami berharap dapat mengedukasi anak-anak sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang,” ujar Ketua Pelaksana Gerakan Minum Susu Bagi Anak PAUD, Jantje Pietersz di Atambua, Senin (7/9/2026).
Pemerintah daerah menekankan pentingnya komitmen pemangku wilayah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan untuk senantiasa mengalokasikan program pemenuhan hak anak pada tahap perencanaan dan penganggaran daerah.
“Anak-anak adalah tonggak utama dan fondasi masa depan bangsa. Keberhasilan kita sebagai orang tua atau pembina terlihat apabila anak-anak kita nanti mampu menyamai atau bahkan melebihi pencapaian kita saat ini,” kata Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Belu, Romualdus T.J. Jossetiyawan Manek.
Langkah pencegahan kekerdilan (stunting) serta penyiapan fisik ideal anak dinilai membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif dari lingkungan keluarga.
“Anak-anak berada di sekolah tidak sampai delapan jam, artinya sepertiga waktu mereka. Sisa waktunya berada di rumah. Oleh karena itu, keterlibatan dan peran orang tua di rumah sangatlah vital dalam mengontrol asupan gizi anak,” tutup Romualdus.