Pembangunan Jembatan Garuda Capai 85 Persen, Konektivitas Ambunten Diperkuat
Sumenep, InfoPublik — Pembangunan infrastruktur terus menjadi kunci percepatan konektivitas dan penguatan ekonomi desa. Di Kabupaten Sumenep, harapan itu kini semakin dekat menjadi kenyataan seiring progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, yang telah mencapai sekitar 85 persen.
Menjelang peresmian, proses pembangunan jembatan terus dikebut agar dapat selesai tepat waktu sekaligus memenuhi standar kualitas dan keamanan yang dibutuhkan masyarakat.
Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, turun langsung meninjau lokasi pembangunan pada Sabtu (27/6/2026) untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target.
Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi Batituud Koramil 0827/10 Ambunten Serma Hairudin, para Babinsa, serta masyarakat yang ikut bergotong royong mendukung pembangunan.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian konstruksi utama sebelum dilanjutkan dengan pemasangan pagar pengaman dan tahap penyelesaian akhir.
Citra Persada menegaskan, percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas. Menurutnya, infrastruktur yang dibangun harus mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Target memang penting, tetapi yang lebih utama adalah kualitas. Saya tidak ingin ada pekerjaan yang sekadar selesai. Jembatan ini harus kokoh, aman, dan mampu menjadi akses yang dapat diandalkan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurut Citra, Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar proyek fisik, melainkan infrastruktur strategis yang akan membuka akses dan mempercepat mobilitas masyarakat.
Kehadiran jembatan ini diyakini akan memberi dampak langsung terhadap berbagai sektor kehidupan warga, mulai dari pendidikan hingga aktivitas ekonomi.
“Ketika akses terbuka, aktivitas masyarakat ikut bergerak. Anak-anak lebih mudah berangkat ke sekolah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan roda perekonomian desa ikut tumbuh. Itulah manfaat yang ingin kami hadirkan melalui pembangunan ini,” imbuhnya.
Peningkatan konektivitas antarwilayah dinilai sangat penting, terutama bagi desa-desa yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Dengan infrastruktur yang lebih baik, biaya logistik dapat ditekan, waktu tempuh berkurang, dan pelayanan dasar masyarakat menjadi lebih mudah dijangkau.
Tak hanya mempercepat mobilitas warga, pembangunan jembatan ini juga menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.
Semangat gotong royong yang terbangun selama proses pembangunan menjadi modal sosial penting untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. Jika tidak ada kendala, Jembatan Perintis Garuda dijadwalkan diresmikan pada 3 Juli 2026.
Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi penghubung baru yang memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Ambunten sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.
(Dim/Han/Fer)
© Copyright 2026, All Rights Reserved