Palangka Raya, InfoPublik – Pemerintah Kota Palangka Raya menghadirkan, enam layanan terpadu bagi masyarakat di Kelurahan Kalampangan, Kota Palangka Raya, Kamis (15/10/2026). Program tersebut mencakup bantuan beras gratis, Gerakan Pangan Murah, operasi pasar LPG 3 kilogram, bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Wakil Wali kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, terutama untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar dan mempermudah akses terhadap layanan publik.
“Melalui kolaborasi berbagai program ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh kemudahan dalam memenuhi kebutuhan pangan, mengakses layanan kesehatan, mendukung kegiatan usaha lokal, serta mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan. Kami ingin berbagai program pemerintah ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Salah satu layanan yang diberikan ialah penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebanyak 1.700 sak atau setara 8,5 ton beras dialokasikan untuk warga Kelurahan Kalampangan, Bereng Bengkel, Kameloh Baru, dan Danau Tundai, terutama petani dan nelayan yang terdampak.
Menurut Zaini, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari di tengah dampak karhutla yang berpotensi mengganggu aktivitas dan perekonomian warga.
Selain bantuan beras, Pemko Palangka Raya menggelar Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah juga mengadakan operasi pasar dengan menyediakan 300 tabung LPG 3 kilogram seharga Rp22.000 per tabung, sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang disebutkan dalam kegiatan tersebut.
Di sektor ekonomi, bazar UMKM melibatkan 15 pelaku usaha lokal. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat, memperluas jangkauan pemasaran, serta mendorong perputaran ekonomi di tingkat kelurahan.
Pemko Palangka Raya juga menyediakan layanan CKG untuk memudahkan masyarakat memeriksa kondisi kesehatan dan mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini. Layanan ini relevan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak paparan asap karhutla yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Sementara itu, aktivasi IKD ditujukan untuk memudahkan masyarakat memanfaatkan identitas kependudukan dalam format digital. Kehadiran layanan administrasi kependudukan ini melengkapi upaya pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor diperlukan agar berbagai layanan pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Melalui kegiatan terpadu tersebut, pemerintah berupaya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung penguatan ekonomi lokal dan meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan serta administrasi kependudukan.
“Kami berharap, masyarakat dapat memanfaatkan seluruh layanan yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus mendorong program-program yang memberikan manfaat nyata, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terlayani dan kesejahteraan warga semakin meningkat,”tambahnya.(MC Kota Palangka Raya/Nitra/Eyv)