Palangka Raya, InfoPublik – Sebanyak 1.700 kepala keluarga (KK) petani dan nelayan terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya menerima bantuan beras dari cadangan pangan pemerintah (CPP). Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya, Kamis (15/10/2026).
Total bantuan yang disalurkan mencapai 8,5 ton beras. Setiap keluarga menerima 5 kilogram untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari di tengah dampak karhutla terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Karhutla berpotensi mengganggu kegiatan pertanian dan perikanan, termasuk melalui kerusakan lahan, kekeringan, serta gangguan terhadap proses tanam. Kondisi tersebut dapat memengaruhi hasil produksi dan pendapatan warga yang bergantung pada kedua sektor tersebut.
Wakil Wali kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan, bantuan beras tersebut ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi petani dan nelayan yang terdampak.
“Melalui penyaluran bantuan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban para petani dan nelayan. Pemerintah terus berupaya memastikan masyarakat tetap mendapat dukungan pemenuhan kebutuhan pokok, terutama saat aktivitas ekonomi mereka terganggu,” ujar Zaini.
Bantuan beras tersebut disalurkan kepada warga di empat kelurahan dengan rincian sebagai berikut:
- Kelurahan Kalampangan: 1.000 KK atau 5 ton beras.
- Kelurahan Bereng Bengkel: 350 KK atau 1,75 ton beras.
- Kelurahan Kameloh Baru: 260 KK atau 1,3 ton beras.
- Kelurahan Danau Tundai: 90 KK atau 450 kilogram beras.
Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi keluarga yang mengalami penurunan pendapatan akibat dampak karhutla.
Ia berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membantu menjaga ketahanan pangan keluarga terdampak.
“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga keberlangsungan kehidupan keluarga mereka,” pungkasnya.(MC Kota Palangka Raya/Nitra/Eyv)