Kota Gorontalo, InfoPublik – Delapan mahasiswa Program Diploma IV (D4) Jurusan Sanitasi Lingkungan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Gorontalo, melaksanakan kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan itu menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung sekaligus memperdalam pengetahuan mengenai penanggulangan bencana, khususnya dalam aspek penanggulangan krisis kesehatan pada saat terjadi bencana.
Adapun delapan mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Asya Cinta Suluta, Chelsi ZK Gobel, Dhealova Putri Mile, Hamdan Umar, Novrianto Jonly Kalalo, Keysa Tsabitah Laleno, Moh. Rizal Azis Ruchban, dan Nazwa Hairunnisa Kello.
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing Jurusan Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Marhamah Yudin, dan Bun Yamin M. Badjuka.
Setelah melaksanakan rangkaian praktik lapangan, para mahasiswa kemudian menggelar Seminar Hasil Praktik Lapangan dengan mengangkat tema “Penanggulangan Krisis Kesehatan pada Bencana” yang berlangsung di Ruangan Pusdalops PB BPBD Provinsi Gorontalo.
Kegiatan seminar tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memaparkan hasil pembelajaran, pengalaman, serta pemahaman yang diperoleh selama melaksanakan praktik lapangan, khususnya terkait peran dan upaya penanganan krisis kesehatan dalam situasi bencana.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, melalui Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo, Moh. Tahir Laendeng, menyampaikan bahwa kegiatan praktik belajar lapangan merupakan bagian penting dalam meningkatkan wawasan dan pemahaman mahasiswa mengenai dunia kebencanaan.
Menurutnya, penanggulangan bencana tidak hanya berkaitan dengan evakuasi dan penyelamatan masyarakat, tetapi juga mencakup aspek kesehatan yang membutuhkan kesiapan, koordinasi, serta penanganan yang tepat agar dampak bencana terhadap masyarakat dapat diminimalkan.(mcgorontaloprov/ppid)