Lumajang, InfoPublik – Pemerintah Desa Kalipepe menggelar program Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG). Untuk meningkatkan kesehatan, kemandirian, dan kualitas hidup warga lanjut usia (lansia).
Program yang berlangsung di Balai Desa Kalipepe, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Rabu (4/11/2026).
Kepala Desa Kalipepe, Edy Purwanto, menjelaskan bahwa SELANTANG bertujuan memberikan ruang bagi lansia untuk terus belajar, menjaga kesehatan, dan berperan aktif dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.
Menurutnya, lansia tidak seharusnya dipandang sebagai kelompok yang hanya membutuhkan perawatan, tetapi juga memiliki potensi untuk tetap mandiri dan berkontribusi di lingkungan sosial.
“Kami ingin lansia, khususnya di Desa Kalipepe, menjadi lansia yang tangguh, baik secara fisik, mental, sosial, maupun spiritual. Mereka tetap memiliki peran penting di keluarga dan masyarakat,” jelasnya.
Program SELANTANG dilaksanakan dua kali dalam sebulan dengan materi pembelajaran yang mencakup empat dimensi, yakni fisik, psikologis, sosial, dan spiritual.
Pada dimensi fisik, peserta mengikuti senam lansia, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, serta mendapatkan penyuluhan mengenai gizi seimbang dan pencegahan penyakit tidak menular.
Sementara itu, pembelajaran psikologis diarahkan untuk membantu lansia mengelola stres, menghadapi kesepian, dan menjaga kebahagiaan pada usia lanjut.
Pada dimensi sosial, peserta mengikuti kegiatan bermain, bernyanyi, menari, dan membuat kerajinan tangan. Aktivitas tersebut bertujuan memperkuat interaksi sosial sekaligus melatih daya ingat.
Adapun pembelajaran spiritual dilaksanakan melalui pengajian, siraman rohani, dan tausiah agama.
Materi kegiatan disampaikan oleh bidan desa, petugas Puskesmas Yosowilangun, penyuluh KB, serta kader lansia sesuai bidang masing-masing.
Selain menjadi ruang pembelajaran dan interaksi, SELANTANG juga dimanfaatkan untuk mendukung deteksi dini masalah kesehatan pada lansia.
Melalui pemeriksaan dan pemantauan kesehatan, petugas dapat mengenali kondisi peserta serta mengidentifikasi kebutuhan pendampingan, termasuk upaya pencegahan penurunan fungsi kognitif dan perhatian terhadap lansia yang membutuhkan dukungan sosial.
Pemerintah Desa Kalipepe berharap program tersebut dapat mendukung terwujudnya tujuh dimensi lansia tangguh agar peserta mampu menjalani masa tua secara sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.
SELANTANG juga diharapkan menjadi contoh pemberdayaan lansia bagi desa-desa lain di Kecamatan Yosowilangun dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/KIM Kalipepe/An-m)