Pangkalan Bun, InfoPublik – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyeleksi 60 bakal calon kepala sekolah (BCKS) dari jenjang TK, SD, dan SMP untuk menjaring calon pemimpin satuan pendidikan yang kompeten dan berintegritas.
Peserta berasal dari enam kecamatan di Kabupaten Kobar dan telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Seleksi berlangsung selama satu hari di Laboratorium IPA SMP Negeri 11 Arut Selatan, Jalan Ahmad Wongso, Pangkalan Bun, Selasa (3/11/2026).
Seleksi menggunakan metode Computer-Based Test (CBT) atau tes berbasis komputer. Peserta harus menyelesaikan 70 soal pilihan ganda berbasis studi kasus dalam waktu sekitar 120 menit. Pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 09.00 WIB dan 12.00 WIB.
Kepala Disdikbud Kobar, Muhammad Alamsyah, membuka kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi seluruh peserta dan pihak yang mendukung pelaksanaan seleksi. Alamsyah juga mendorong para pendidik untuk terus mengembangkan kompetensi dan memperbarui pengetahuan.
“Sebagai guru kita harus memegang konsep belajar tidak pernah berhenti atau longlife learning,” ujar Alamsyah.
Menurutnya, pembelajaran sepanjang hayat penting diterapkan oleh pendidik agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), I Ketut Sukajaya, beserta tim teknis seleksi. Hadir pula Suprapto dari Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen KSPSTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang bertugas mengawasi dan memastikan proses seleksi berjalan dengan baik.
I Ketut Sukajaya mengapresiasi Disdikbud Kobar yang telah mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan seleksi dan pelatihan BCKS 2026 meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Saya sangat berterima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah menganggarkan Seleksi dan Pelatihan BCKS 2026 ini di tengah kebijakan efisiensi anggaran,” ungkapnya.
Ia juga mendorong peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya serta berani mengambil peran sebagai pemimpin.
“Ayo gunakan kesempatan seleksi ini sebaik mungkin, jadilah pemimpin dan jangan membatasi diri,” imbuhnya.
Sementara itu, Suprapto berpesan agar peserta mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh dan mengerjakan setiap soal secara maksimal. Ia mengingatkan bahwa kegiatan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Disdikbud Kobar dan BGTK tentang Program Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi dan kapasitas kepemimpinan untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah. (MC Kobar)