Kanigaran, InfoPublik — Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, mengajak generasi muda mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan. Ia juga mendorong pembiasaan olahraga untuk membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Pesan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus Hari Olahraga Nasional ke-43 Tahun 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Rabu (28/10/2026).
“Memasuki 98 tahun peringatan Sumpah Pemuda, saya mengajak seluruh generasi muda, khususnya pemuda Kota Probolinggo, untuk terus meningkatkan kualitas diri, mengembangkan kreativitas dan inovasi, memperkuat karakter serta kepemimpinan, dan berani mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah. Pemuda jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi harus tampil sebagai pelaku, pencipta gagasan, dan penggerak kemajuan,” pesan Aminuddin.
Menurutnya, semangat persatuan dalam ikrar Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui sikap produktif, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi secara bijak juga perlu disertai gotong royong serta kepedulian sosial agar karya pemuda bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam peringatan Hari Olahraga Nasional, Aminuddin menekankan bahwa olahraga berperan membentuk kedisiplinan, sportivitas, dan kebersamaan, selain mendukung kesehatan serta pencapaian prestasi.
“Olahraga merupakan fondasi penting bagi terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Karena itu, mari kita jadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Budaya berolahraga perlu tumbuh di keluarga, sekolah, tempat kerja, komunitas, dan lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi dedikasi atlet, pelatih, pembina, dan insan olahraga Kota Probolinggo. Kepada atlet yang akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Tahun 2026, ia berpesan agar menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan, menghormati lawan, dan menjunjung sportivitas.
Sebelum upacara, Sanggar Embrio menampilkan teater sejarah yang mengangkat perjuangan Mastrip dan TGP dari kalangan pelajar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada pemenang lomba olahraga tradisional tingkat SMP seluruh Kota Probolinggo. Cabang yang diperlombakan meliputi egrang, klompen, dan hadang.
Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, sebagai apresiasi atas partisipasi pelajar dalam melestarikan olahraga tradisional.
(Dev/fa)