Survei dilaksanakan secara luring oleh tim surveior dari Lembaga Penyelenggara Akreditasi Puskesmas, Klinik, dan Praktik Dokter, Lembaga Penyelenggara Akreditasi Pelayanan Kesehatan Paripurna (LPA-PKP).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, mengapresiasi Kepala Puskesmas Kuta Raja beserta jajaran yang telah mempersiapkan dokumen, sarana dan prasarana, serta pelaksanaan pelayanan untuk memenuhi standar akreditasi.
“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Wahyudi, survei akreditasi menjadi momentum bagi Puskesmas untuk mengevaluasi pelayanan, memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memastikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Survei tersebut mencakup dua bidang, yakni tata kelola sumber daya dan upaya kesehatan masyarakat (UKM), serta tata kelola pelayanan dan penunjang.
Wahyudi menyampaikan lima hal yang perlu menjadi perhatian jajaran Puskesmas Kuta Raja selama pelaksanaan survei. Pertama, bersikap terbuka dan bekerja sama dengan tim surveior serta menyampaikan data dan bukti kegiatan secara benar dan objektif sesuai kondisi sebenarnya.
Kedua, menjadikan survei sebagai sarana pembelajaran dan perbaikan. Ketiga, memperkuat komitmen seluruh pegawai terhadap mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Keempat, memastikan peningkatan mutu berlanjut setelah survei melalui rencana tindak lanjut. Kelima, meningkatkan pelayanan yang ramah, adil, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia berharap survei berlangsung secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan standar yang berlaku. Rekomendasi dari tim surveior juga diharapkan menjadi bahan perbaikan bagi Puskesmas Kuta Raja dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kota Banda Aceh.
“Mari kita jadikan pelaksanaan survei akreditasi ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat tata kelola Puskesmas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi seluruh masyarakat Kota Banda Aceh,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh terus mendorong pembinaan, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi terhadap seluruh Puskesmas agar peningkatan mutu pelayanan kesehatan berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan.