Kota Gorontalo, InfoPublik - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Bimtek Pengisian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) yang berlangsung di aula Lantai II Perpustakaan Umum H.B. Jassin, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto, tersebut melibatkan pengelola perpustakaan sekolah jenjang SMA/SMK/MA dan sederajat dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.
Peserta dari Kota Gorontalo mengikuti kegiatan secara tatap muka, sedangkan peserta dari kabupaten lainnya berpartisipasi secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Bimbingan teknis dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelola perpustakaan sekolah dalam melakukan pengisian data IPLM dan TKM secara tepat, lengkap, dan akurat. Ketersediaan data yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengukuran capaian pembangunan literasi sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan dan program pengembangan perpustakaan di daerah.
Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Aditya Andriansyah Permanajati, yang juga bertugas sebagai Person in Charge (PIC) IPLM dan TKM untuk Provinsi Gorontalo, sebagai narasumber.
Melalui bimbingan teknis tersebut, para peserta diberikan penguatan pemahaman mengenai pentingnya pengisian data yang sesuai dengan kondisi sebenarnya, sehingga informasi yang dihimpun dapat menggambarkan perkembangan layanan perpustakaan dan kondisi literasi masyarakat secara lebih terukur.
IPLM merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk menggambarkan pembangunan literasi masyarakat melalui berbagai unsur pendukung, termasuk keberadaan dan pemanfaatan perpustakaan. Sementara itu, TKM digunakan untuk mengukur tingkat kegemaran membaca masyarakat berdasarkan indikator yang ditetapkan dalam pengukuran.
Kedua indikator tersebut memiliki peran penting dalam memberikan gambaran mengenai perkembangan literasi di suatu daerah. Data yang dihimpun dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk mengidentifikasi capaian, tantangan, serta kebutuhan pengembangan layanan perpustakaan dan program pembudayaan kegemaran membaca.
Dalam konteks perpustakaan sekolah, keterlibatan pengelola perpustakaan menjadi bagian penting dalam mendukung ketersediaan data yang akurat. Perpustakaan sekolah memiliki peran strategis dalam menyediakan sumber bacaan, menunjang kegiatan pembelajaran, serta menumbuhkan kebiasaan membaca di kalangan peserta didik.
Karena itu, pengelola perpustakaan diharapkan tidak hanya memahami mekanisme pengisian data, tetapi juga mampu memastikan bahwa informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan perkembangan perpustakaan masing-masing.
Penguatan pendataan IPLM dan TKM tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas dan penguatan budaya literasi masyarakat.
Melalui penguatan pengelolaan data IPLM dan TKM, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi pembangunan literasi di daerah, sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya peningkatan kualitas layanan perpustakaan. (mcgorontaloprov/ppid)