Pontianak, InfoPublik– Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, mengukuhkan Pengurus Keluarga Besar Batak Islam (KBBI) Saroha Kalimantan Barat Periode 2026–2031 di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan itu dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-50 Saroha.
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Ia mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas pengabdian mereka.
“Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Kepada pengurus sebelumnya, terima kasih atas pengabdiannya. Semoga apa yang Bapak/Ibu lakukan selama mengabdikan diri kepada organisasi ini dibalas Allah Swt dengan berlipat ganda,” ujar Norsan.
Pada kesempatan tersebut, Norsan turut mengucapkan selamat atas Milad ke-50 KBBI Saroha Kalbar. Ia berharap organisasi tersebut semakin berkembang dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kalimantan Barat.
“Semoga perkumpulan Batak Islam Saroha ini semakin baik ke depannya dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kalimantan Barat,” harapnya.
Norsan menegaskan bahwa Kalimantan Barat merupakan rumah besar bagi masyarakat dari beragam suku dan agama. Menurutnya, keberagaman merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan rukun.
“Kalimantan Barat adalah rumah besar kita bersama. Keberagaman suku dan agama merupakan kekayaan yang perlu kita rawat. Menjaga suasana aman dan rukun bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat Kalimantan Barat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kerukunan dapat diwujudkan melalui sikap saling menyapa, menghormati adat dan keyakinan, serta menyelesaikan persoalan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat.
“Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan jika kita duduk bersama dan bermusyawarah. Insya Allah, berbagai persoalan dapat kita atasi dengan kebersamaan,” ujarnya.
Selain itu, Norsan mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial, memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Mari kita bijak bermedia sosial. Periksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, jangan mudah terpancing provokasi, dan gunakan media sosial untuk menyebarkan hal-hal positif yang menyejukkan serta bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Norsan juga berharap KBBI Saroha Kalbar dapat menjalankan peran organisasi secara optimal dan terus membangun kerja sama yang harmonis dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa Pemprov Kalbar terbuka untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan.
“Mudah-mudahan KBBI Saroha dapat menjalankan tugas organisasinya dengan baik dan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Saya selaku Gubernur membuka pintu selebar-lebarnya. Apa yang bisa kami bantu, silakan sampaikan kepada kami. Insya Allah, akan kami upayakan,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Norsan mengingatkan bahwa organisasi hendaknya menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan dan memberikan manfaat bagi sesama, sejalan dengan prinsip khairunnas anfa’uhum linnas, yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Ia berharap semangat kebersamaan dalam organisasi dapat berjalan seiring dengan kecintaan terhadap Kalimantan Barat dan Indonesia.
“Hidup kita baru memiliki arti apabila kita dapat memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Mudah-mudahan kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.(irf)