Kota Gorontalo, InfoPublik - Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, melepas Hanafia Dwi Yanti untuk mengikuti Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) 2026 di Australia. Hanafia menjadi satu-satunya peserta dari Provinsi Gorontalo yang terpilih di antara 21 peserta dari 31 provinsi di Indonesia.
Hanafia, lulusan Statistika Universitas Negeri Gorontalo (UNG), berhasil lolos seleksi nasional untuk mengikuti program pertukaran pemuda Indonesia dan Australia.
Program itu dilaksanakan melalui kerja sama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dengan Department of Foreign Affairs and Trade Australia, sebagai upaya memperkuat hubungan kedua negara melalui pertukaran budaya dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Sekda Sofian Ibrahim memberikan penguatan kepada Hanafia agar memanfaatkan kesempatan ini untuk mempelajari berbagai hal positif selama berada di Australia, mulai dari kedisiplinan, pola pikir, inovasi, budaya kerja, hingga keterlibatan pemuda dalam kehidupan sosial dan pembangunan masyarakat.
"Kami berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh Hanafia tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi, tetapi dapat dibawa pulang dan diterapkan sesuai kebutuhan di Provinsi Gorontalo, khususnya dalam mendorong kemajuan generasi muda dan pembangunan daerah," kata Sofian, Kamis (22/10/2026).
Sedangkan, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengapresiasi keberhasilan Hanafia yang telah lolos seleksi nasional dan mendapat kesempatan mewakili Gorontalo dalam program internasional tersebut.
“Kami mengapresiasi capaian Hanafia Dwi Yanti yang berhasil lolos seleksi nasional. Ini merupakan kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan, dan membangun jejaring internasional. Kami berharap Hanafia dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, menjaga nama baik daerah, serta membawa pulang pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat bagi pemuda Gorontalo,” ujar Sultan.
Menurut Sultan, keikutsertaan pemuda Gorontalo dalam program pertukaran internasional menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi dan berani mengambil peluang pengembangan diri. Pengalaman peserta diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kepemudaan di daerah.
Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap Hanafia dapat mengikuti seluruh rangkaian program dengan baik dan menjadi jembatan pertukaran pengetahuan serta pengalaman antara pemuda Indonesia dan Australia. (mcgorontaloprov/anna)