Dinsosdukcapil Gorontalo Tekankan Pentingnya Kesehatan Jiwa
Bimbingan Vokasional Lanjut Usia di Panti Griya Lansia Jannati. (foto Owan)
Bimbingan Vokasional Lanjut Usia di Panti Griya Lansia Jannati. (foto Owan)
Kota Gorontalo, InfoPublik – Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menekankan pentingnya menjaga kesehatan jiwa dan fisik bagi lanjut usia (lansia).
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Vokasional Lanjut Usia di Panti Griya Lansia Jannati, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Kenali dan Cegah Risiko Kesehatan Jiwa pada Lansia” tersebut turut menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Gorontalo dan diikuti para penghuni serta pengelola panti.
Reflin mengatakan, perhatian terhadap lansia tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan fisik. Aspek kesehatan mental, kenyamanan psikologis, serta lingkungan yang memberikan rasa aman dan penghargaan juga harus menjadi perhatian bersama.
“Kesehatan jiwa para lansia sangat penting untuk kita jaga bersama. Melalui penyuluhan ini, kami berharap pengelola panti maupun para lansia dapat mengenali sejak dini gejala gangguan kesehatan jiwa dan memahami langkah-langkah pencegahannya,” ujar Reflin.
Menurutnya, kegiatan bimbingan vokasional dan penyuluhan kesehatan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam meningkatkan kualitas hidup lansia sekaligus memberikan perlindungan sosial yang optimal.
Upaya tersebut, lanjut Reflin, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah untuk memberikan perhatian terhadap kesejahteraan kelompok lanjut usia.
Ia berharap para penghuni Panti Griya Lansia Jannati dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta membiasakan pola hidup sehat agar kesehatan fisik maupun mental tetap terpelihara.
Sementara itu, narasumber dari Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Gorontalo, Sri Rachmawatisny Dunggio, menjelaskan sejumlah hal terkait penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri, termasuk penyakit yang perlu diwaspadai oleh kelompok lanjut usia.
Sri yang merupakan pejabat fungsional muda tersebut menerangkan, penyakit secara umum dibedakan menjadi penyakit menular dan tidak menular. Stroke, tekanan darah tinggi, diabetes, dan asam urat merupakan beberapa contoh penyakit tidak menular. Adapun tuberkulosis (TBC) dan influenza termasuk penyakit menular yang membutuhkan perhatian khusus.
“Penyakit seperti TBC dan influenza perlu diwaspadai, terutama pada lansia yang memiliki daya tahan tubuh lebih rentan. Penularan dapat terjadi kepada orang lain, sehingga kebersihan dan pencegahan harus menjadi perhatian bersama,” jelas Sri.
Ia pun mengingatkan para penghuni panti agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga asupan makanan bergizi, serta memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal. (mcgorontaloprov/owan)
© Copyright 2026, All Rights Reserved