Empat Desa di Kubu Raya Jadi Model Genre, Stunting Masih di Atas 24 Persen
Istimewa
Istimewa
Kubu Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya menetapkan empat desa sebagai desa model Generasi Berencana (Genre), yakni Desa Kuala Mandor B, Sungai Enau, Lingga, dan Mega Timur.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari Diseminasi Hasil Analisis Situasi (Ansit) Genre yang digelar di Gedung Kepong Bakol, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, pada Rabu (7/10/2026).
Wakil Bupati (Wabup) Kubu Raya, Sukiryanto, mengatakan remaja merupakan generasi penerus yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.
Karena itu, kesehatan, gizi, perlindungan, dan kesiapan remaja menghadapi masa depan perlu menjadi perhatian bersama.
“Hasil Ansit tidak boleh berhenti sebagai data dan rekomendasi, tetapi harus menjadi dasar dalam perencanaan, penganggaran, koordinasi, hingga pelaksanaan program yang nyata dan berkelanjutan,” ucap Sukiryanto.
Ia juga mendorong Tim Pendamping Desa Model memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, puskesmas, sekolah, kader, Forum Genre, Forum Anak, serta masyarakat.
Menurutnya, setiap temuan harus diikuti tindak lanjut dan setiap rekomendasi perlu memiliki penanggung jawab yang jelas agar pelaksanaan program dapat berjalan berkelanjutan.
Sukiryanto juga menyinggung persoalan stunting yang masih menjadi tantangan bagi Kabupaten Kubu Raya.
“Angka stunting di Kubu Raya masih berada di kisaran lebih dari 24 persen,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi geografis Kubu Raya yang luas turut memengaruhi jangkauan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat.
Wilayah kepulauan seperti Batu Ampar, Terentang, Kubu, dan Teluk Pakedai memiliki tantangan tersendiri sehingga membutuhkan strategi pelayanan yang disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Pemkab Kubu Raya berharap desa model Genre dapat menjadi rujukan dalam penguatan program remaja, termasuk peningkatan kesehatan, gizi, perlindungan, dan kesiapan generasi muda.
“Kegiatan pelatihan dan pendampingan menjadi penting untuk memberikan pemahaman serta kemampuan kepada para petugas dan kader dalam melakukan intervensi hingga ke tingkat masyarakat,” pungkasnya.
(Red-DiskominfoKKR/IKP/Editor;ird)
© Copyright 2026, All Rights Reserved