Tanah Datar, InfoPublik - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), menjadi momentum lintas generasi untuk memperkuat pemahaman sejarah sekaligus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” digelar di Lapangan Cindua Mato, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari jajaran TNI, purnabakti, pelajar, hingga mahasiswa. Keterlibatan lintas generasi menunjukkan bahwa menjaga nilai-nilai Pancasila dan memahami sejarah bangsa merupakan tanggung jawab bersama.
Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana, menegaskan, pemahaman terhadap sejarah perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar berbagai peristiwa kelam masa lalu tidak kembali terjadi.
Menurutnya, wawasan kebangsaan dan pemahaman sejarah menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah perubahan zaman.
“Ada beberapa pelajaran yang harus kita ingat dari sejarah, jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Jiwa patriotisme, militansi, dan semangat perjuangan inilah yang harus diwariskan kepada anak-anak atau generasi muda kita sebagai suri teladan,” tegas Dandim 0307.
Ia mengatakan pembekalan wawasan kebangsaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda memiliki pemahaman yang kuat mengenai perjalanan bangsa sekaligus mampu menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat pengabdian juga tetap ditunjukkan kalangan purnabakti. Salah seorang pensiunan abdi negara, Lisda M, mengatakan berakhirnya masa tugas sebagai aparatur negara bukan berarti berakhir pula pengabdian kepada masyarakat.
“Selama menjadi abdi negara hingga purnabakti, kami selalu taat mengikuti upacara hari besar nasional, termasuk Hari Kesaktian Pancasila. Setelah kembali ke masyarakat, fokus utama kami adalah mengayomi dan mengajak para pemuda, baik yang masih sekolah, pencari kerja, maupun yang sudah bekerja, agar semakin giat meningkatkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.
Menurutnya, semangat kebangsaan perlu terus disampaikan kepada generasi muda melalui keteladanan dan keterlibatan dalam berbagai kegiatan positif.
Bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi kesempatan untuk mengenal sejarah bangsa sekaligus memahami pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Siswi SMPN 2 Batusangkar, Jessica Stefani, berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mendorong masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila.
“Upacara Hari Kesaktian Pancasila hari ini sangat khidmat. Saya berharap momen ini dapat mendorong semua orang untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta mengenang jasa para pahlawan revolusi yang telah gugur pada peristiwa G30S/PKI,” ujarnya.
Hal senada disampaikan siswi SMAN 1 Batusangkar, Natania Aurelia Zulfi. Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam peringatan hari bersejarah dapat menumbuhkan semangat juang sekaligus kepedulian terhadap sejarah bangsa.
“Sebagai pelajar, ikut upacara ini penting untuk meningkatkan semangat juang dan menghargai jasa pahlawan. Ke depannya, saya ingin mengajak teman-teman mengenang hari bersejarah melalui kegiatan atau event positif di sekolah,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Edo Sernando, menilai keterlibatan masyarakat dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila turut menjaga sejarah agar tetap dipahami generasi muda.
“Kehadiran kita pagi ini membuktikan masyarakat Tanah Datar terus menjaga sejarah tetap hidup. Harapan saya untuk seluruh pelajar dan mahasiswa, jangan hanya tahu tanggal merahnya saja saat peringatan hari besar nasional (PHBN), tapi harus paham latar belakang sejarah di baliknya dan terus memperingatinya,” pungkas Edo.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Tanah Datar menjadi pengingat bahwa pemahaman sejarah dan pengamalan nilai-nilai Pancasila memiliki keterkaitan dengan pembentukan karakter generasi penerus.
Dari kalangan purnabakti hingga pelajar dan mahasiswa, semangat kebangsaan diharapkan terus diwariskan sehingga Pancasila tidak hanya dikenang dalam peringatan hari besar nasional, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. (Dni/Ranty)