Pemkab Lumajang Prioritaskan Perbaikan Jalan, Tempeh-Gesang Ditarget Tuntas 2026
Pemkab Lumajang (Istimewa)
Pemkab Lumajang (Istimewa)
Lumajang, InfoPublik — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memprioritaskan perbaikan sejumlah ruas jalan pada 2026, sementara penanganan beberapa ruas lainnya akan dilanjutkan hingga 2027 sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan masih terdapat sejumlah jalan rusak ketika dirinya mulai menjalankan pemerintahan. Beberapa ruas, menurutnya, bahkan telah berusia lebih dari 15 tahun.
Pemkab Lumajang melakukan perbaikan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran serta kebutuhan pembangunan di sektor lainnya.
Menurut Indah, sekitar 20 ruas jalan masuk dalam anggaran perbaikan pada 2025. Pada 2026, sekitar 20 ruas kembali dianggarkan, ditambah penanganan satu ruas jalan cukup panjang di kawasan Rowokangkung yang disebut hampir selesai.
Untuk 2026, Pemkab Lumajang menargetkan penanganan ruas Tempeh–Gesang serta sebagian ruas Gesang–Tumpeng dapat diselesaikan.
Sementara penanganan ruas Tumpeng–Pasru ditargetkan dilanjutkan hingga tuntas pada 2027.
“Insyaallah bulan depan, jalan yang rusak parah di Tempeh–Gesang dan sebagian Gesang–Tumpeng kita selesaikan tahun ini,” ujar Indah di sela kegiatannya, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (1/10/2026).
Ia menjelaskan seluruh jalan rusak tidak dapat ditangani dalam waktu bersamaan karena kebutuhan anggaran pembangunan jalan cukup besar.
Pada saat yang sama, pemerintah daerah juga harus mengalokasikan anggaran untuk pendidikan, kesehatan, program sosial, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kebutuhan masyarakat lainnya.
“Begitu juga dengan ruas jalan yang lain, karena memang bertahap dan sekarang biaya pembangunan jalan itu sangat mahal,” katanya.
Karena itu, penentuan ruas jalan yang diperbaiki dilakukan secara bertahap berdasarkan prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
Indah memastikan perbaikan infrastruktur jalan akan terus diupayakan sepanjang periode pemerintahannya. Pekerjaan yang belum terselesaikan, menurutnya, akan dilanjutkan secara bertahap.
“Tidak cukup dalam satu waktu. Dan jangan lupa, periode bupati dan wakil bupati itu lima tahun. Tetapi kami terus akan berupaya untuk infrastruktur jalan dan program-program yang lainnya bisa selesai di akhir periode kami,” ujarnya.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved