Gresik Isi 25 Jabatan, Perkuat Pelayanan dan Kopdes
Gresik, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Gresik mengisi 25 jabatan administrator dan pengawas untuk memperkuat kinerja perangkat daerah sekaligus memastikan fungsi pelayanan publik berjalan lebih optimal. Penataan tersebut juga menyasar posisi strategis yang berkaitan dengan penguatan Koperasi Desa (Kopdes) dan kesiapan pemerintahan desa menghadapi agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pengisian jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kinerja, dan rekam penilaian pegawai melalui penerapan manajemen talenta.
“Nilainya bisa dicek. Mudah-mudahan pejabat yang dilantik ini bekerja optimal karena saat ini masyarakat membutuhkan pelayanan dasar,” ujar Fandi saat melantik 25 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, Jumat (25/9/2026).
Pengisian jabatan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Gresik Nomor 800.1.3.3/218/437.73/Kep/2026. Sejumlah posisi yang sebelumnya kosong kini mulai diisi, termasuk jabatan pada perangkat daerah yang memiliki fungsi pelayanan dan koordinasi pemerintahan.
Salah satu fokus penataan berada di Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag). Sejumlah jabatan struktural di perangkat daerah tersebut sebelumnya masih dijalankan oleh pelaksana tugas.
Fandi menilai pengisian secara lebih lengkap diperlukan karena Diskoperindag memiliki peran dalam mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk kelancaran pengembangan Kopdes. “Ini kita isi full di Diskoperindag, karena di sini bersinggungan dengan kelancaran Kopdes,” ujarnya.
Lima jabatan di Diskoperindag yang kini diisi pejabat baru meliputi Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Shofwan Hadi, Kepala Bidang Perindustrian Anik Nur Kholifah, Kepala Bidang Perdagangan Mu'anan, Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Eka Prapangasta Widya Darma, serta Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Mohammad Zein.
Penguatan struktur tersebut diharapkan membuat koordinasi program koperasi dan usaha mikro berjalan lebih efektif, terutama dalam mendukung agenda pemberdayaan ekonomi di tingkat desa.
Penataan juga menyasar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), khususnya posisi sekretaris dinas yang sebelumnya kosong. Pengisian jabatan ini berkaitan dengan kebutuhan penguatan koordinasi pemerintahan desa, termasuk persiapan agenda Pilkades. “Di PMD juga kita isi Sekdinnya, karena ada persiapan Pilkades. Mutasi kali ini banyak potensi muda, spiritnya kenceng-kenceng,” kata Fandi.
Selain Sekretaris Dinas PMD Merista Dedy Haryadi, jabatan sekretaris perangkat daerah lainnya yang diisi yakni Sekretaris Dinas Pertanian Muhammad Nursyamsi, Sekretaris Satpol PP M. Hidayat, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Baktiar Gunawan Hutabarat, Sekretaris BKPSDM Nur Samsi, Sekretaris Kesbangpol Ahmad Haris Fahman, dan Sekretaris KBPPPA Rumiyati.
Kepala BKPSDM Kabupaten Gresik Agung Endro Utomo mengatakan pengisian sejumlah posisi sekretaris dinas diarahkan untuk memperkuat fungsi koordinasi dan administrasi pada masing-masing perangkat daerah. “Mayoritas posisi sekretaris dinas yang sebelumnya banyak kosong sudah terisi. Tinggal beberapa yang belum seperti sekretaris Dinas PTSP,” kata Agung.
Pemkab Gresik menempatkan manajemen talenta sebagai salah satu pertimbangan dalam penugasan aparatur. Rekam penilaian pegawai menjadi bagian dari proses untuk memastikan penempatan pejabat sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensinya. “Kalau pegawai di Pemkab Gresik sudah mengikuti manajemen talenta. Ini menjadi pertimbangan untuk penugasan pegawai,” ujar Agung.
Selain pejabat pada Diskoperindag dan sekretariat perangkat daerah, pejabat yang dilantik meliputi Kepala Bagian Pembangunan Erna Dwi Kusmiati, Inspektur Pembantu pada Inspektorat Hendriawan Susilo, Camat Balongpanggang Nur Salim, Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Peningkatan Produktivitas pada Dinas Tenaga Kerja Bonar Andri Cahyono, Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan pada BKPSDM Nikmatun Thoyibah, serta Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Herviani Damaiyanti.
Selanjutnya, Kepala Bidang Keuangan RSUD Ibnu Sina Muhammad Mukhlish Ariyanto, Kepala Bidang Kesatuan Bangsa pada Badan Kesbangpol Nuralamsyah, Sekretaris Kecamatan Duduksampeyan M. Imron Rosyadi, Sekretaris Kecamatan Manyar M. Fither Kuntajaya, dan Sekretaris Kecamatan Balongpanggang Maria Ulfah.
Dua pejabat pengawas yang turut dilantik yakni Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Kesbangpol Isrouz Zakiyah serta Kepala Subbagian Protokol pada Bagian Prokopim Trisno Yadi Setyawan.
Penataan jabatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan struktur organisasi, tetapi menghasilkan pembagian kerja yang lebih jelas, koordinasi yang lebih kuat, dan pelayanan publik yang lebih responsif. Dengan penempatan aparatur berbasis kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi, Pemkab Gresik menargetkan perangkat daerah semakin siap menjalankan program pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat.