Pemkab Banyuwangi Gandeng UNJ untuk Perkuat Kualitas SDM
Istimewa
Istimewa
Banyuwangi, InfoPublik — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjalin kerja sama. Dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan, dan pendayagunaan sumber daya manusia (SDM).
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Jumat malam (25/9/2026).
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berharap kerja sama tersebut dapat memperluas jejaring pendidikan sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan SDM daerah.
“Alhamdulillah hari ini kami senang karena satu lagi kampus terbaik di Indonesia melakukan MoU dengan Pemkab Banyuwangi, yaitu Universitas Negeri Jakarta,” ujar Ipuk.
Menurutnya, pelibatan perguruan tinggi dan akademisi menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, terutama melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Mudah-mudahan dengan kerja sama ini nantinya banyak hal yang bisa kita kerja samakan, terutama bagaimana kami saat ini juga sedang konsentrasi untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ada di Banyuwangi,” tuturnya.
Pemkab Banyuwangi selama ini menjalankan sejumlah program di bidang pendidikan, di antaranya Beasiswa Banyuwangi Cerdas, Banyuwangi Progresif untuk pendidikan dokter spesialis, Garda Ampuh bagi anak yang terindikasi putus sekolah, serta program Aksara untuk layanan pendidikan nonformal.
Ipuk berharap kerja sama dengan UNJ dapat memperkuat berbagai upaya tersebut, termasuk program pemerintah daerah yang berkaitan dengan penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan kualitas SDM.
“Mudah-mudahan dengan satu lagi kampus yang bekerja sama dengan kami, program kemiskinan kami bisa semakin kuat,” katanya.
Sementara itu, Rektor UNJ, Komarudin, mengatakan kerja sama tersebut juga membuka ruang pertukaran pengalaman antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
“Inilah salah satu alasan kami bekerja sama dengan Banyuwangi. Dari Banyuwangi kita belajar banyak pengalaman berharga,” ucapnya.
Komarudin menyebut pengembangan pariwisata dan tata kelola pemerintahan Banyuwangi menjadi salah satu hal yang ingin dipelajari dalam kerja sama tersebut.
Menurutnya, pengalaman kepemimpinan dan pengelolaan perubahan di daerah dapat menjadi bahan pembelajaran bagi tata kelola kelembagaan di UNJ, baik pada bidang akademik maupun nonakademik.
“Maka, kita belajar bagaimana sebaiknya kita memimpin perubahan di kampus, itu belajar dari Bupati Banyuwangi,” katanya. (*)
© Copyright 2026, All Rights Reserved