Pemkot Singkawang Bersama Baznas Salurkan Bantuan untuk Disabilitas dan Penderita TBC
Singkawang, InfoPublik – Sebanyak 20 penyandang disabilitas dan 25 penderita tuberkulosis (TBC) di Kota Singkawang menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Singkawang.
Bantuan berupa pembangunan jamban sehat, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), hingga paket sembako dan tambahan nutrisi disalurkan pada Rabu (23/9/2026).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan KB dr. Achmad Hardin serta Ketua Baznas Singkawang Mahmudi, di Aula Dinas Kesehatan dan KB.
Sepanjang 2026, Baznas menyalurkan bantuan pembangunan tiga unit jamban sehat dan renovasi 14 unit RTLH. Sementara bantuan nutrisi bagi penderita TBC meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, kecap, susu, kacang hijau, biskuit, buah, dan telur.
Dwi Yanti mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penyandang disabilitas memperoleh hak dan kesempatan yang setara dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ini adalah momen penting untuk menegaskan bahwa setiap individu memiliki kedudukan, hak, dan kesempatan yang setara,” kata Dwi.
Menurutnya, penyandang disabilitas bukan kelompok yang harus dikasihani, melainkan bagian dari masyarakat yang memiliki potensi dan daya juang untuk berkontribusi.
Dwi juga menekankan pentingnya gerakan stop buang air besar sembarangan (ODF) sebagai fondasi kesehatan lingkungan. Lingkungan yang bersih dan bebas pencemaran kotoran manusia dinilai membantu memutus mata rantai penularan penyakit berbasis lingkungan, termasuk diare dan stunting pada anak.
Ia berharap kolaborasi Baznas bersama Pemkot Singkawang melalui Dinas Kesehatan dan KB serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terus diperkuat.
“Diperlukan strategi yang terarah dan kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan mitra pembangunan dalam mendukung program TBC, disabilitas, dan jamban sehat,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang, dr. Achmad Hardin, menyebut Baznas sebagai salah satu mitra strategis dalam percepatan penuntasan ODF di Kota Singkawang.
Kerja sama yang terjalin sejak 2024 tersebut telah menghasilkan pembangunan 28 jamban sehat bagi masyarakat. Saat ini, katanya, tinggal empat kelurahan yang belum ODF.
“Berkat kerja sama tersebut, penurunan ODF di Kota Singkawang menjadi signifikan. Saat ini tinggal empat kelurahan yang belum ODF,” katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Singkawang, Mahmudi, mengatakan pihaknya tidak hanya menyalurkan bantuan bagi penyandang disabilitas dan penderita TBC, tetapi juga membantu warga terdampak musibah, termasuk pembangunan kembali rumah korban kebakaran.
“Kami berkomitmen agar dana umat yang terkumpul melalui Baznas dapat memberikan manfaat dan disalurkan secara lebih tepat sasaran,” ujarnya.
MC Kota Singkawang
© Copyright 2026, All Rights Reserved