Cegah Rabies, Pemkab Banyuwangi Siapkan 400 Dosis Vaksin
Istimewa
Istimewa
Banyuwangi, InfoPublik — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memperluas vaksinasi rabies gratis kepada hewan peliharaan masyarakat sebagai langkah pencegahan penyakit zoonosis dan mempertahankan kondisi daerah yang sejauh ini disebut belum memiliki laporan kasus rabies.
Sebanyak 400 dosis vaksin rabies disiapkan dalam rangkaian Gerakan Obat Cacing untuk Kucing dan Anjing Terpadu dan Vaksinasi Rabies (GOCAT+R) pada Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Nanang Sugiharto, mengatakan hingga Kamis (24/9/2026), sebanyak 249 kucing dan 16 anjing telah divaksin di Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi.
Selain itu, sebanyak 45 kucing dan lima anjing telah memperoleh vaksinasi melalui Puskeswan. Dengan demikian, berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, total 315 hewan telah divaksin.
“Data yang kami himpun 249 kucing, 16 anjing telah melakukan vaksinasi rabies di RSH Banyuwangi. Serta 45 kucing, dan 5 anjing di Puskeswan,” terang Nanang di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.
Ia mengatakan hewan yang datang tidak hanya menerima vaksin rabies, tetapi juga menjalani pemeriksaan kesehatan serta memperoleh vitamin dan obat cacing.
“Hewan-hewan tersebut selain divaksinasi juga diperiksa kesehatan dan diberikan vitamin termasuk pemberian obat cacing,” sambungnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Danang Hartanto, mengatakan sejauh ini belum ada laporan kasus rabies di Banyuwangi. Pemkab, menurutnya, tetap melakukan langkah pencegahan untuk mempertahankan kondisi tersebut.
“Salah satunya melalui pemberian vaksinasi rabies gratis, baik yang dipelihara di rumah maupun yang dilepasliarkan di lingkungan,” tuturnya.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan vaksinasi dilakukan untuk melindungi kesehatan hewan sekaligus mencegah penularan penyakit zoonosis.
“Ini rutin kami lakukan untuk meningkatkan kesehatan hewan di Banyuwangi. Sekaligus kami juga ingin mengenalkan layanan baru di RSH Banyuwangi, ada layanan khusus penyakit dalam dan bedah hewan,” kata Ipuk.
Layanan vaksinasi di RSH Banyuwangi juga dimanfaatkan masyarakat untuk memeriksakan kondisi hewan peliharaan. Salah satunya Wulan, warga Sukowidi, yang membawa kucingnya bernama Koi.
“Saya awalnya punya 10 kucing, tapi mati 9 sisa 1, karena bediding. Belajar dari tersebut, di acara ini sekaligus datang untuk kontrol, pemberian vitamin dan obat cacing,” katanya.
Selain hewan peliharaan masyarakat, anjing K9 milik Polresta Banyuwangi juga mengikuti vaksinasi rabies.
Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 200 dosis vaksin digunakan di RSH Banyuwangi, sedangkan dosis lainnya dialokasikan untuk pelayanan di Puskeswan Rogojampi, Genteng, dan Gambiran. (*)
© Copyright 2026, All Rights Reserved