SLEMAN, InfoPublik – Pembelajaran Bahasa Inggris kelas XI A di MAN 4 Sleman dikemas secara kreatif dan aplikatif dengan mengusung tema “Healthy Life, Healthy Future”.
Di bawah panduan mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Nur’aini Kholisa Sa’idah, serta guru pamong Edy Suparyanto, para siswa diajak mengembangkan keterampilan menulis teks deskriptif (descriptive text) sekaligus membangun kesadaran mengenai urgensi pola hidup sehat sejak usia remaja.
Nur’aini menjelaskan, metode pembelajaran ini mengadopsi Genre-Based Approach (GBA), di mana siswa dibimbing memahami unsur kebahasaan hingga menyusun teks secara bertahap.
Inovasi kolaboratif ini secara langsung diselaraskan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ketiga mengenai kesejahteraan hidup sehat serta poin keempat tentang pendidikan berkualitas.
Dalam proses praktiknya, sebanyak 35 siswa dibagi menjadi 12 kelompok untuk mengeksplorasi dan menyusun teks berbahasa Inggris mengenai makanan dan minuman sehat.
Hasil kolaborasi dari setiap kelompok tersebut kemudian dirangkai dan divisualisasikan menjadi campaign board atau papan kampanye edukatif. Melalui metode kontekstual ini, literasi akademik dan literasi kesehatan dapat diintegrasikan secara harmoni di dalam ruang kelas.
Guru pamong MAN 4 Sleman, Edy Suparyanto, menilai, pembelajaran bahasa asing yang dikaitkan langsung dengan konteks kehidupan nyata membuat siswa jauh lebih antusias dan proaktif. Komunikasi pembelajaran pun terasa lebih interaktif karena usia mahasiswa fasilitator yang tidak terpaut jauh dari siswa.
Karya visual campaign board yang dihasilkan para siswa ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai tumpukan tugas kelas semata.
Papan edukasi tersebut diproyeksikan menjadi media literasi kesehatan berkesinambungan yang mampu menularkan pesan-pesan positif terkait pilihan hidup sehat bagi seluruh warga lingkungan madrasah. (MC Kab. Sleman / KIM Sumber Biwara Moyudan / Edy)