Disbun Riau Tetapkan Harga TBS Plasma, Kelompok Umur 9 Tahun Tertinggi
Istimewa
Istimewa
Pekanbaru, InfoPublik — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau untuk periode 23–29 September 2026 mengalami penurunan, dengan harga tertinggi sebesar Rp3.948,70 per kilogram (kg) pada kelompok tanaman umur sembilan tahun.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, mengatakan harga kelompok umur sembilan tahun turun Rp27,86 per kg atau 0,70 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Penetapan harga dilakukan Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun, Selasa (22/9/2026).
Menurut Supriadi, penetapan harga telah mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Perhitungan harga juga menggunakan tabel rendemen hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yang telah disepakati tim.
“Dengan harga cangkang sebesar Rp15,46 per kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 93,93 persen, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp114,15 dan kernel minggu ini turun sebesar Rp404,41 dari minggu lalu,” katanya.
Supriadi menjelaskan, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Sesuai ketentuan Permentan Nomor 13 Tahun 2024, harga CPO dan kernel yang digunakan dalam kondisi tersebut mengacu pada harga rata-rata tim. Apabila terkena validasi kedua, harga yang digunakan adalah rata-rata Kantor Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).
Harga rata-rata CPO KPBN pada periode ini tercatat Rp15.733,00 per kg, sedangkan harga kernel KPBN sebesar Rp13.810,00 per kg.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel,” ujarnya.
Dinas Perkebunan Riau bersama tim penetapan harga, lanjut Supriadi, terus memperbaiki tata kelola penetapan harga agar sesuai regulasi dan memberikan kepastian bagi pihak yang bermitra.
“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.
Berikut harga TBS kelapa sawit kemitraan plasma Provinsi Riau periode 23–29 September 2026:
© Copyright 2026, All Rights Reserved