Pemkab Lumajang Cek Langsung Kondisi Ekonomi Calon Penerima Beasiswa
Foto Ilustrasi/Istimewa
Foto Ilustrasi/Istimewa
Lumajang, InfoPublik — Sebanyak 119 mahasiswa mendaftar program beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang Tahun Anggaran 2026 dan kini memasuki tahap verifikasi untuk memperebutkan 77 kuota penerima.
Program yang dikelola Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang tersebut ditujukan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang berprestasi.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos P3A Kabupaten Lumajang, Saiful Bachri, mengatakan tahap awal dilakukan melalui pemeriksaan administrasi terhadap dokumen yang diajukan peserta.
“Antusiasmenya cukup tinggi. Kami juga terus melakukan sosialisasi melalui flyer Kominfo dan radio. Sampai saat ini sudah ada 119 pendaftar,” ujar Saiful di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Selasa (22/9/2026).
Pendaftaran sebelumnya dibuka pada 9–18 September 2026. Menurut Saiful, pemeriksaan administrasi mencakup kesesuaian identitas, perguruan tinggi, jalur penerimaan mahasiswa, serta domisili.
“Data KTP kami cocokkan, termasuk memastikan kampusnya benar dan jalur masuknya sesuai ketentuan. Penerima harus masuk perguruan tinggi negeri unggulan melalui jalur SNBP atau SNBT,” jelasnya.
Setelah verifikasi administrasi, Dinsos P3A akan memetakan data pemohon sebagai dasar pelaksanaan verifikasi lapangan.
Program tersebut memprioritaskan masyarakat yang tercatat pada desil 1 hingga 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Saiful mengatakan verifikasi lapangan diperlukan untuk mencocokkan data sosial ekonomi dengan kondisi keluarga calon penerima secara langsung.
“Kami perlu melakukan verifikasi lapangan karena ada kondisi data desil yang tidak selalu menggambarkan keadaan keluarga secara utuh. Ada yang tercatat pada desil tinggi, tetapi kondisi ekonominya sebenarnya kurang mampu. Hal seperti ini yang perlu kami cek agar bantuan tepat sasaran,” ungkap Saiful.
Pada 2026, Pemkab Lumajang menyediakan kuota bagi 77 mahasiswa. Setiap penerima akan memperoleh bantuan Rp6 juta per semester selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri sesuai ketentuan program.
Program beasiswa tersebut telah berjalan sejak 2019. Dinsos P3A mencatat sekitar 590 penerima manfaat dari periode sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan.
“Kami bangga karena program ini bisa membantu warga Lumajang yang ingin kuliah. Banyak penerima manfaat yang sudah lulus dan menyampaikan terima kasih karena bantuan tersebut sangat berarti bagi mereka,” katanya.
Pemkab Lumajang berharap verifikasi administrasi dan lapangan dapat memastikan penerima beasiswa memenuhi persyaratan sekaligus sesuai dengan sasaran program.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ard/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved