Batam, InfoPublik — Sebanyak 2.500 pelari mengikuti Batam 10K 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Minggu (20/9/2026). Selain peserta dari berbagai daerah di Indonesia, lomba lari ini juga diikuti pelari dari Kenya, Singapura, India, Filipina, dan Amerika Serikat.
Wali kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya turut hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Beyond Borders” tersebut.
Batam 10K 2026 mempertandingkan dua kategori jarak, yakni 5K dan 10K. Peserta terbagi dalam kategori umum, pelajar, serta master untuk peserta berusia 40 tahun ke atas.
Perlombaan dimulai dari depan Kantor Wali Kota Batam. Sejak pagi, kawasan Batam Centre dipadati peserta yang bersiap mengikuti lomba. Sebelum start, Amsakar dan Bima Arya turut mengikuti senam bersama para peserta.
Amsakar mengatakan, kehadiran pelari dari berbagai daerah hingga mancanegara menjadi peluang untuk memperkenalkan Batam sekaligus mengembangkan sektor pariwisata berbasis olahraga atau sport tourism.
“Kita tentu menyambut baik kegiatan seperti ini. Batam 10K bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana kita memperkenalkan Batam kepada masyarakat Indonesia dan dunia. Ini bagian dari upaya kita mendorong sport tourism di Batam,” ujarnya
Menurutnya, event olahraga dapat menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai daerah dan negara. Interaksi tersebut sekaligus memperkenalkan Batam sebagai kota yang terbuka dan memiliki keberagaman.
“Melalui event ini, kita ingin menunjukkan bahwa Batam adalah kota yang terbuka, nyaman, dan siap menjadi tempat penyelenggaraan berbagai event berskala nasional maupun internasional,” katanya.
Bima Arya Dorong Kolaborasi dengan Komunitas
Bima Arya mengapresiasi, penyelenggaraan Batam 10K 2026 dan mendorong agar event tersebut dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya.
“Saya mengapresiasi Pak Wali atas suksesnya Batam 10K ini. Acara ini sudah berjalan, dan saya kira harus terus dihidupkan lagi, dikembangkan, dan dibuat semakin menarik,”imbuhnya.
Ia menilai, komunitas dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mengembangkan ekosistem olahraga di Batam. Karena itu, Bima mendorong penyelenggara memperluas kolaborasi, termasuk melibatkan influencer dalam promosi.
“Saran saya, rangkul komunitas, buat lebih baik lagi, dan ajak influencer yang bisa memeriahkan,” katanya.
Pihaknya berharap, jumlah peserta internasional dalam Batam 10K dapat meningkat pada penyelenggaraan berikutnya sehingga jangkauan event tersebut semakin luas.
“Mudah-mudahan tahun depan lebih baik lagi. Pesertanya tidak hanya dari Indonesia, tetapi semakin banyak yang datang dari mancanegara,”jelasnya.
Kehadiran pelari dari sejumlah negara menjadi salah satu daya tarik Batam 10K 2026. Pemerintah Kota Batam berharap event tersebut dapat berkembang sebagai agenda olahraga tahunan sekaligus mendukung promosi pariwisata.
Pengembangan event secara berkelanjutan dan kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat Batam sebagai destinasi sport tourism serta lokasi penyelenggaraan kegiatan olahraga berskala nasional dan internasional.(Humas Diskominfo Batam/Yogi Septiyan/Eyv)