KKN Annuqayah Asah Literasi Jurnalistik Siswa Giligenting
Sumenep, InfoPublik – Kemampuan menemukan fakta, mengolah informasi, dan menyampaikannya secara tepat menjadi bekal penting bagi pelajar di tengah derasnya arus informasi digital. Hal itu mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah Guluk-Guluk membekali siswa SMK dan MTs Anwaruddin Giligenting dengan keterampilan dasar jurnalistik.
Pelatihan yang digelar di lingkungan sekolah tersebut tidak berhenti pada teori menulis. Para siswa diajak mengenali fakta, melakukan wawancara, mengolah informasi, hingga menyusun naskah berita sederhana berdasarkan hasil pengamatan mereka di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut diikuti siswa, kepala sekolah, dan jajaran guru dengan antusias, Kamis (17/9/2026).
Pemateri dari tim KKN Universitas Annuqayah, Moh. Agus Sugiono, mengatakan jurnalistik dapat menjadi sarana melatih siswa untuk lebih peka terhadap lingkungan sekaligus membangun kemampuan menyampaikan informasi secara akurat.
Menurutnya, keterampilan jurnalistik tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan menulis berita. Proses jurnalistik juga melatih seseorang untuk melihat peristiwa, mendengarkan informasi, memahami konteks, memeriksa fakta, kemudian menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dipahami. “Jurnalistik bukan sekadar menulis berita, melainkan belajar melihat, mendengar, memahami, lalu menyampaikan kebenaran kepada orang lain dengan bahasa yang baik,” jelas Agus.
Karena itu, siswa tidak hanya menerima materi dasar penulisan berita dan teknik wawancara. Mereka juga mempraktikkan cara mengumpulkan fakta dan mengubah hasil pengamatan menjadi naskah berita sederhana.
Pendekatan praktik tersebut memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar bahwa sebuah informasi perlu didasarkan pada fakta, bukan sekadar asumsi atau kabar yang belum terverifikasi. “Semoga siswa-siswi SMK Anwaruddin tidak hanya mahir di bidang keahliannya, tetapi juga mampu menyuarakan hal-hal baik yang terjadi di lingkungannya,” ujarnya.
Kepala SMK Anwaruddin Giligenting, Miftahol Arifin, menyambut positif pelatihan yang menjadi bagian dari program KKN tersebut. Menurutnya, kegiatan jurnalistik memberikan pengalaman baru bagi siswa sekaligus membuka ruang untuk mengembangkan kepercayaan diri dan daya pikir kritis.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa KKN membawa suasana baru dan wawasan luas bagi anak-anak kami. Semoga kerja sama ini terus terjalin dan ilmu yang dibagikan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Keterampilan tersebut relevan dengan keseharian pelajar yang semakin dekat dengan berbagai platform digital. Kemampuan memahami sumber informasi, mengolah fakta, dan menyampaikan pesan secara bertanggung jawab dapat menjadi bagian dari kecakapan literasi yang dibutuhkan siswa.
Pelatihan jurnalistik menjadi salah satu program kerja tim KKN Universitas Annuqayah di Kecamatan Giligenting untuk mendorong budaya literasi di kalangan pelajar.
Dengan menggunakan lingkungan sekolah sebagai sumber pengamatan, siswa belajar menemukan peristiwa yang dekat dengan kehidupan mereka dan mengolahnya menjadi informasi yang bernilai.
Model pembelajaran tersebut diharapkan tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Kemampuan menulis, bertanya, mengamati, dan memeriksa fakta dapat terus digunakan siswa dalam kegiatan belajar maupun komunikasi sehari-hari.
Pada akhirnya, literasi jurnalistik tidak hanya menghasilkan siswa yang mampu menulis berita, tetapi juga membentuk kebiasaan untuk lebih teliti sebelum menerima informasi dan lebih bertanggung jawab ketika menyampaikannya kepada orang lain.
(KIM-Konengan/Ismi/Fer)
© Copyright 2026, All Rights Reserved