Pemprov Riau Ajak Organisasi Pemuda Perkuat Aksi Penghijauan
Istimewa
Istimewa
Pekanbaru, InfoPublik – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyatakan siap mendukung kebutuhan bibit dan koordinasi lapangan untuk kegiatan penghijauan yang akan dilakukan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Riau.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan rencana penanaman pohon dapat dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait agar kebutuhan kegiatan dapat dipersiapkan.
“Jika ada kegiatan penghijauan, silakan dikoordinasikan. Di sini hadir Pak Job, beliau menjabat sebagai Asisten III sekaligus Plt Kepala DLHK. Silakan nanti ada kegiatan penanaman pohon atau kebutuhan bibit, beliau yang akan membantu penyiapannya dari pihak kami,” ujar SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, Pemprov Riau terbuka terhadap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat maupun organisasi kepemudaan, termasuk aksi penghijauan.
Ia menilai penanaman pohon dapat menjadi salah satu bentuk aksi bersama dalam menjaga lingkungan dan membantu penyerapan karbon dioksida.
“Kita tunjukkan komitmen bersama, misalnya melalui program penghijauan aksi nyata lainnya. Apa yang bisa Pemprov bantu, tentu akan kami bantu. Semoga melalui gerakan penanaman pohon ini, kita dapat membantu menyerap emisi karbondioksida serta memperbaiki kualitas udara kita,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD GAMKI Riau, Hemanto Ramora Sinaga, mengatakan organisasinya telah mengampanyekan gerakan “Satu Jiwa, Satu Pohon” untuk mengajak masyarakat menanam dan merawat pohon.
“Kami juga menyampaikan bahwa sebelum maraknya kejadian karhutla dan kabut asap saat ini, GAMKI telah mengampanyekan gerakan Satu Jiwa, Satu Pohon. Kami berharap Bapak Gubernur beserta jajaran dapat berkolaborasi dalam kampanye penghijauan ini,” terang Hemanto.
Menurut Hemanto, kegiatan penghijauan perlu berjalan berdampingan dengan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia menilai penanganan karhutla tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi juga membutuhkan upaya jangka panjang untuk menjaga lingkungan.
“Sebab jika kita hanya berfokus pada penanganan pemadaman, setelah kejadian masalah ini akan terus berulang setiap tahunnya. Oleh karena itu gerakan penghijauan sangat perlu kita lakukan bersama,” pungkasnya.
© Copyright 2026, All Rights Reserved