Kota Gorontalo, InfoPublik - Keikutsertaan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo dalam ajang Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026 merupakan komitmen nyata dalam melestarikan warisan budaya kain Sulaman Karawo khas Gorontalo sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, dalam perhelatan tahunan tersebut, Minggu (13/9/2026).
Kontingen Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo mengenakan rancangan kreasi Sulaman Karawo bertema Polopalo pada GKK 2026.
Sentuhan motif tradisional yang dipadukan dengan desain modern nan elegan melambangkan sinergi antara semangat pelayanan publik yang transparan, profesional, serta semangat pemajuan ekonomi dan pariwisata daerah.
"Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo turut ambil bagian dalam kemeriahan ajang bergengsi Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026," kata Danial Ibrahim.
Ia mengungkapkan, kegiatan itu menjadi sarana pelestarian wastra Nusantara denagn mengangkat kemegahan kain Karawo sebagai identitas kebanggaan masyarakat Gorontalo. Selain itu juga sebagai penguatan ekonomi kreatif, dengan mendukung langsung para perajin dan desainer lokal agar ekosistem ekonomi kreatif daerah terus berkembang.
"Sinergi pelayanan dan budaya, melalui kebersamaan serta loyalitas Bapenda tidak hanya dalam optimalisasi pendapatan daerah, tetapi juga dalam ruang kreativitas dan pelestarian nilai-nilai lokal," ujar Danial. (mcgorontaloprov/ppid)