KAI Logistik Siapkan Angkutan Sapi dan Hasil Tani Banyuwangi ke Jakarta
Istimewa
Istimewa
Banyuwangi, InfoPublik – PT KAI Logistik akan membuka layanan pengiriman sapi dan hasil pertanian menggunakan kereta api dari Banyuwangi menuju Jakarta mulai akhir September 2026.
Layanan tersebut akan menggunakan dua titik muat, yakni Stasiun Argopuro di Kecamatan Kalipuro dan Stasiun Kalisetail di Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut positif rencana tersebut karena dinilai dapat memperluas akses pasar bagi komoditas pertanian dan peternakan daerah.
“PT KAI Logistik telah datang ke Banyuwangi untuk membahas layanan ini. Dengan layanan ini semakin membuka peluang komoditas pertanian dan peternakan Banyuwangi menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Ipuk, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Ipuk, pengiriman menggunakan kereta api dapat memberikan kepastian waktu yang lebih baik bagi petani dan peternak.
“Dengan kereta api jarak tempuh akan lebih cepat dan tepat waktu. Tentu ini memudahkan para peternak dan petani di Banyuwangi untuk pengiriman ternak dan hasil pertanian mereka,” ujarnya.
Direktur Operasi KAI Logistik, Broer Rizal, mengatakan angkutan ternak dan hasil pertanian dengan kereta api pernah beroperasi sejak era 1960-an hingga awal 2000-an sebelum kemudian berhenti.
KAI Logistik kini berupaya menghidupkan kembali layanan tersebut untuk memperlancar distribusi komoditas dari daerah penghasil menuju pusat permintaan.
“Kami rencanakan akhir September ini dimulai. Untuk angkutan perdana, kami akan melakukan perjalanan kereta apinya dari Banyuwangi sebagai titik awal pemuatan dan titik awal keberangkatan. Nanti tujuan akhirnya di Jakarta Gudang,” kata Broer.
Menurutnya, Banyuwangi dipilih karena memiliki potensi pertanian dan peternakan yang besar.
“Kami pilih Banyuwangi karena potensinya memang besar. Komoditasnya beragam, populasi sapinya juga banyak,” imbuhnya.
KAI Logistik menargetkan waktu pengiriman maksimal 26 jam. Broer menilai durasi tersebut dapat meningkatkan kepastian waktu pengiriman dibandingkan moda jalan yang menghadapi berbagai kondisi lalu lintas.
“Dengan begitu jaminan ternak bisa sampai tepat waktu lebih tinggi. Sapi juga lebih minim stres karena tidak terlalu lama di kendaraan. Biayanya juga sangat kompetitif,” ujarnya.
Layanan direncanakan menggunakan gerbong khusus dengan kontainer yang telah dimodifikasi untuk mengangkut ternak dan hasil pertanian dalam jumlah besar.
“Kami rencanakan ada 20 gerbong sekali berangkat, yang semuanya berisikan sapi dan hasil pertanian. Seperti buah, sayur, cabe, dan sebagainya,” kata Broer.
Dalam pengoperasian layanan tersebut, KAI Logistik menggandeng PT Bogantara Indo Transport sebagai mitra pelaksana teknis.
Bogantara akan menangani proses pengumpulan dan penjemputan komoditas dari pelanggan, pengemasan, pemuatan ke gerbong, hingga pengantaran kepada konsumen. (*)
© Copyright 2026, All Rights Reserved