Hotspot Riau Turun Drastis dari 317 Menjadi 123 Titik, Indragiri Hulu Masih Terbanyak
Istimewa
Istimewa
Pekanbaru, InfoPublik – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di tujuh wilayah Provinsi Riau pada Jumat (11/9/2026).
Tujuh wilayah tersebut meliputi Kabupaten Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi S., mengatakan potensi cuaca signifikan dapat terjadi dalam beberapa periode sejak pagi hingga malam dan dini hari.
“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru pada pagi, sore dan malam/dini hari,” ujar Gita, Jumat (11/9/2026).
Pada pagi hari, berdasarkan pengamatan citra radar cuaca, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru.
Memasuki siang hingga sore, kondisi udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Indragiri Hulu, Dumai, dan Pekanbaru.
Pada malam hari, hujan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Siak, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru.
Sementara pada dini hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan masih berpeluang turun di Rokan Hilir, Siak, dan Pekanbaru.
“Secara umum, kondisi udara Riau diprakirakan kabur hingga berawan pada pagi, malam dan dini hari. Pada siang hingga sore, kondisi berubah menjadi kabur hingga cerah berawan,” jelasnya.
Suhu udara Riau diprakirakan berkisar 23–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter dan masuk kategori rendah.
“Untuk wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau masih dalam kategori rendah,” imbuhnya.
Di sisi lain, jumlah hotspot atau titik panas di Riau terpantau menurun. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, tercatat 123 hotspot, turun 194 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 317 hotspot.
“Jumlah tersebut turun 194 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 317 hotspot,” ungkap Gita.
Hotspot terbanyak terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 100 titik. Selanjutnya, Indragiri Hilir sembilan titik, Kepulauan Meranti enam titik, Bengkalis lima titik, Pelalawan dua titik, dan Kampar satu titik.
Secara keseluruhan, BMKG mencatat 1.490 hotspot di wilayah Sumatra. Sumatra Selatan menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 886 titik, disusul Bangka Belitung 211 titik dan Lampung 131 titik.
Hotspot lainnya terpantau di Jambi sebanyak 97 titik, Kepulauan Riau 27 titik, Sumatra Utara sembilan titik, Sumatra Barat empat titik, serta Bengkulu dua titik.
© Copyright 2026, All Rights Reserved