TOBA, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Toba mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan konvergensi penurunan stunting tahun 2026 melalui rapat koordinasi terpadu di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Toba, Sumatra Utara, Kamis (10/9/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, tersebut berfokus pada penguatan sinergi dan efektivitas intervensi lintas perangkat daerah.
Langkah ini merupakan bagian dari pemenuhan amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Dalam pertemuannya, Audi menekankan pentingnya validitas data dari tingkat tapak sebagai dasar pemetaan intervensi yang akurat di samping acuan data nasional.
"Data yang diyakini adalah SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) secara nasional, namun yang mendata di desa dan kecamatan agar lebih serius melaksanakannya untuk meningkatkan kesadaran dalam melaporkan data," tegas Audi.
Konsolidasi kegiatan konvergensi ini menjadi krusial untuk mendukung pencapaian target prevalensi stunting Kabupaten Toba sebesar 19,31 persen pada 2026, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.
Melalui pendekatan konvergen dan terukur, setiap organisasi perangkat daerah diminta tidak bekerja secara parsial, melainkan menyelaraskan program kerja agar memberikan dampak langsung terhadap percepatan penurunan stunting.
Pemkab Toba berkomitmen terus mendorong keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal program penurunan stunting secara berkelanjutan demi mencetak sumber daya manusia yang berkualitas di Toba. (MC Kab Toba)