Setor Madu di Yosowilangun, UMKM hingga Mahasiswa Terima Bantuan
Kominfo Lumajang/Tomi (Istimewa)
Kominfo Lumajang/Tomi (Istimewa)
Lumajang, InfoPublik – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mahasiswa, hingga warga yang mengembangkan usaha di Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, menerima sejumlah bantuan melalui program Setor Madu, Rabu (26/8/2026).
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyerahkan bantuan dalam rangkaian program Setor Madu atau Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu.
Bagi pelaku UMKM, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memberikan bantuan kemasan produk secara gratis. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperbaiki tampilan produk lokal sekaligus memperkuat daya saing di pasar.
Indah mengatakan kemasan memiliki peran dalam mendukung pemasaran dan meningkatkan nilai produk UMKM.
“Dukungan kemasan ini diharapkan dapat membantu UMKM lokal meningkatkan kualitas dan daya saing produknya di pasar yang lebih luas,” ujar Indah.
Dukungan juga diberikan di bidang pendidikan. Dua mahasiswa menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) masing-masing Rp3 juta.
Mereka adalah Dini Nurhafifah, mahasiswa Universitas Negeri Malang, dan Samsul Arifin dari STIT Muhammadiyah Lumajang.
Bantuan UKT tersebut diberikan untuk membantu meringankan biaya pendidikan agar penerima dapat melanjutkan perkuliahan.
Selain itu, Mokhoyri menerima bantuan modal usaha Rp2 juta untuk mendukung usaha penjualan bambu. Modal tersebut dapat digunakan untuk memperkuat aktivitas usaha dan memenuhi kebutuhan pengembangan usaha.
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menambahkan bantuan pemerintah perlu memberikan dampak yang dapat mendorong penerima semakin mandiri.
“Yang kita dorong bukan hanya bantuannya, tetapi bagaimana bantuan ini bisa menjadi pijakan agar masyarakat semakin mandiri dan punya kesempatan untuk berkembang,” tutur Yudha.
Melalui Setor Madu, Pemkab Lumajang mendekatkan pelayanan sekaligus melihat langsung kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan. Bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan penerima, mulai dari penguatan pemasaran UMKM, dukungan pendidikan, hingga tambahan modal usaha.
Harapannya bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai peruntukan sehingga memperkuat kegiatan usaha, menjaga keberlanjutan pendidikan, serta meningkatkan kemandirian ekonomi penerima.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved