BINEF 2026 Buka Jalan Pelajar Banyuwangi Kuliah ke Luar Negeri
Istimewa
Istimewa
Banyuwangi, InfoPublik – Pelajar dan mahasiswa Banyuwangi didorong memperluas jejaring internasional sekaligus menguasai teknologi dan kecakapan digital agar mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja global.
Upaya tersebut diperkuat melalui Blambangan International Education Festival (BINEF) 2026 yang digelar pada 12–13 Agustus 2026.
BINEF 2026 mengusung tema “Establishing Banyuwangi Student Connectivity to Prepare Superior Human Resources for Indonesia’s Future”. Kegiatan ini dirancang untuk membuka wawasan mengenai peluang studi di luar negeri, memperluas konektivitas diaspora, serta mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing secara global.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menekankan pentingnya penguasaan teknologi, kecerdasan digital, dan kemampuan membangun jejaring internasional sebagai bekal generasi muda menghadapi masa depan.
Ipuk mengatakan, merujuk laporan World Economic Forum Future of Jobs 2025, hingga 2030 diperkirakan tercipta 170 juta pekerjaan baru. Namun, pada saat yang sama, sekitar 92 juta pekerjaan yang ada saat ini berpotensi tergantikan.
Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya mempersiapkan generasi muda untuk pekerjaan yang tersedia saat ini, tetapi juga untuk jenis pekerjaan baru yang mungkin belum ada.
“Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan transisi energi telah mengubah kebutuhan tenaga kerja secara drastis. Karenanya generasi muda harus memiliki penguasaan dan kemampuan di bidang ini sebagai bekal menghadapi masa depan. Dan yang penting berjejaring untuk mendapatkan peluang yang lebih luas,” ujar Ipuk di Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi), Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (12/8/2026).
Penerima beasiswa LPDP S2 London School of Economics and Politic Science,Syaeful Mujab, memberikan inspirasi bahwa pemuda dari daerah memiliki peluang yang sama untuk berprestasi melalui jalur pendidikan dan beasiswa.
“Jangan berkecil hati meskipun kita berasal dari daerah. Siapa pun dari kita bisa mempunyai mimpi besar dengan berusaha untuk mencapainya. Persiapkan diri dengan baik, insyaallah kita bisa mencapai mimpi itu,” ujar Mujab.
Mujab juga dikenal sebagai politikus muda dan pernah menjadi calon Wakil Bupati Tegal termuda pada Pilkada 2024 dalam usia 28 tahun.
Ia menilai penguasaan bahasa asing menjadi salah satu kunci untuk membuka akses ke berbagai kesempatan di tingkat global.
“Dengan bahasa membuka kesempatan untuk sekolah, ikut konferensi hingga membangun jejaring internasional. Manfaatkan media sosial untuk mencari informasi beasiswa dan pertemanan global,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara BINEF 2026, Achmad Roghib Mabrur, mengatakan peserta juga memperoleh fasilitasi bimbingan bahasa Inggris gratis selama satu tahun serta kesempatan mengikuti pre-test IELTS.
“Karena bahasa Inggris jadi kunci untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Mereka juga dapat bimbingan mentoring gratis setahun untuk coaching tips dan trik mendapatkan beasiswa di kampus internasional,” pungkasnya. (*)
© Copyright 2026, All Rights Reserved