Drama 120 Menit Berakhir Manis, Indonesia Juara dan Nobar Banyuwangi Pecah
Istimewa
Istimewa
Banyuwangi, InfoPublik – Ribuan warga yang mengikuti nonton bareng (nobar) di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, bergemuruh setelah Timnas Indonesia memastikan gelar juara seusai mengalahkan Thailand melalui adu penalti, Senin malam (5/10/2026).
Indonesia memenangi adu penalti dengan skor 4-2 setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit.
Sorak-sorai warga pecah ketika eksekusi terakhir Thailand gagal. Ribuan suporter yang sejak awal memadati lokasi nobar langsung meluapkan kegembiraan setelah pertandingan berlangsung hingga babak perpanjangan waktu.
Laga berjalan ketat. Indonesia membuka keunggulan melalui tendangan bebas Dean James pada babak kedua sebelum Thailand menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan. Thailand kemudian berbalik unggul melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-110.
Indonesia kembali menyamakan kedudukan setelah Elkan Baggott mencetak gol pada menit ke-116. Skor 2-2 bertahan hingga perpanjangan waktu berakhir dan pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Indonesia akhirnya memenangi adu penalti 4-2 setelah dua pemain Thailand, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal menjalankan tugasnya.
Kemenangan tersebut membuat suasana Pendopo Sabha Swagata Blambangan berubah menjadi perayaan. Ribuan warga yang menyaksikan pertandingan bersama meluapkan kegembiraan atas keberhasilan Timnas Indonesia.
Salah seorang suporter asal Songgon, Iwan, mengaku tidak menyangka pertandingan harus berlangsung hingga perpanjangan waktu dan adu penalti.
“Pertandingannya luar biasa menegangkan. Kami sempat khawatir ketika Thailand kembali unggul, tetapi akhirnya bisa menyamakan kedudukan dan menang lewat penalti,” ujarnya.
Menurut Iwan, kemenangan Indonesia terasa semakin istimewa karena dirayakan bersama ribuan warga Banyuwangi.
“Rasanya berbeda kalau merayakan kemenangan bersama-sama. Begitu penalti terakhir pemain Thailand ditepis oleh penjaga gawang Indonesia, semua langsung berteriak. Senang sekali Indonesia akhirnya juara,” katanya.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi perjuangan para pemain Timnas Indonesia yang mampu mempertahankan semangat hingga pertandingan berakhir.
“Terimakasih juga atas support serta doa seluruh warga Banyuwangi dan Indonesia. Sehingga Timnas Indonesia bisa meraih kemenangan,” kata Ipuk.
Menurut Ipuk, gelar juara tersebut menjadi kebanggaan bagi pecinta sepak bola Indonesia, termasuk masyarakat Banyuwangi.
“Alhamdulillah, Timnas Indonesia juara. Perjuangan luar biasa sampai detik terakhir. Terima kasih untuk seluruh pemain yang sudah berjuang,” ujarnya. (*)
© Copyright 2026, All Rights Reserved