Padang Gandeng Mitra Global Perkuat Pendidikan Berdaya Saing Internasional
Padang, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Padang memperkuat transformasi pendidikan melalui kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional. Langkah tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Seminar Pendidikan bertajuk "Sinergi Best Practice, Inovasi Sekolah, dan Kerja Sama Global untuk Padang Juara" yang menghadirkan lebih dari 2.300 peserta serta sejumlah pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri.
Seminar yang berlangsung di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (6/8/2026), menjadi forum untuk merumuskan penguatan mutu pendidikan melalui inovasi sekolah, transformasi digital, hingga perluasan kerja sama internasional yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Padang Fadly Amran dan dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan, CEO Education Malaysia Global Services (EMGS) Novie Tajuddin, Rektor Universiti Kuala Lumpur Prof. Dr. Ilham Sentosa, Rektor UNP Krismadinata, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Habibul Fuadi yang mewakili Gubernur Sumatera Barat, perwakilan CUCAS China, pimpinan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), unsur Forkopimda, DPRD Kota Padang, serta para kepala dinas pendidikan kabupaten dan kota se-Sumatra Barat.
Sebanyak 2.334 kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan turut mengikuti seminar yang juga menjadi ajang berbagi praktik baik (best practice), diskusi inovasi pembelajaran, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra.
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa keberhasilan seminar tidak diukur dari besarnya kegiatan, melainkan dari implementasi hasilnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Padang.
"Seluruh gagasan dan jaringan kerja sama yang dibangun harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan di Kota Padang," ujarnya.
Fadly menegaskan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan Kota Padang melalui Program Unggulan Padang Juara. Program tersebut dirancang untuk memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan yang berkualitas tanpa dibatasi kondisi ekonomi maupun latar belakang sosial.
Ia menjelaskan pembangunan pendidikan Kota Padang diarahkan pada tujuh prioritas utama, yakni pemerataan akses pendidikan, peningkatan mutu pembelajaran berbasis literasi, numerasi, sains dan teknologi, penguatan karakter dan nilai budaya Minangkabau, peningkatan daya saing global generasi muda, percepatan transformasi digital pendidikan, penciptaan sekolah yang aman dan inklusif, serta penguatan tata kelola pendidikan yang transparan dan berbasis data.
Menurut Fadly, sejumlah program telah dijalankan untuk mendukung agenda tersebut, di antaranya Kartu Padang Juara, penguatan kompetensi dan sertifikasi guru PAUD, penguatan pendidikan keagamaan melalui TPQ, MDTA, MDTW, dan TQA, serta penyediaan seragam sekolah dan modul pembelajaran gratis bagi keluarga yang membutuhkan.
Pemkot Padang juga telah melaksanakan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi guru PAUD/TK yang belum memiliki kualifikasi linier, sekaligus meningkatkan insentif bulanan mereka sebagai bentuk penghargaan atas peran dalam pendidikan anak usia dini.
"Kehadiran 2.334 peserta dari berbagai jenjang menunjukkan besarnya komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Saya berharap praktik baik dan inovasi yang dipresentasikan tidak berhenti sebagai bahan diskusi, tetapi menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global," kata Fadly.
Seminar tersebut juga menjadi wadah memperluas jejaring kerja sama internasional di bidang pendidikan. Kehadiran mitra dari Malaysia, China, dan berbagai perguruan tinggi diharapkan membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan kapasitas guru, peningkatan kompetensi peserta didik, pertukaran akademik, hingga penguatan pendidikan berbasis teknologi.
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Habibul Fuadi yang mewakili Gubernur Sumatera Barat mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menjadikan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas.
Ia berharap berbagai inovasi yang dijalankan dapat terus dipertahankan, mengingat Kota Padang saat ini mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di antara kabupaten dan kota di Sumatra Barat.
"Apa yang sudah dilakukan oleh Kota Padang semoga menjadi tradisi. Kita berharap capaian IPM yang telah diraih dapat terus dipertahankan melalui penguatan sektor pendidikan," ujar Habibul.
Melalui kolaborasi lintas sektor dan kemitraan global yang terus diperluas, Pemerintah Kota Padang optimistis mampu mempercepat transformasi pendidikan sekaligus mencetak generasi yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat internasional.
(Charlie / Eqi)