Kota Gorontalo, InfoPublik - Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Gorontalo, Erman Monoarfa, menegaskan validitas data merupakan kunci utama dalam penataan birokrasi yang ideal.
Menurutnya, keselarasan data kepegawaian dengan struktur organisasi menentukan kualitas pelayanan publik yang dihadirkan oleh pemerintah.
"Peremajaan dan penyelarasan data pada SIASN ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan langkah strategis kita. Kita harus memastikan bahwa setiap perencanaan kebutuhan dan penempatan pegawai ke depan benar-benar sesuai dengan postur, dinamika kelembagaan, dan beban kerja. Keputusan dan kebijakan yang tepat sasaran hanya bisa lahir dari data yang akurat," kata Erman Monoarfa pada rapat strategis guna membahas peremajaan dan penyelarasan data pada Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN), Jumat (16/10/2026).
Rapat yang diselenggarakan Bagian Kelembagaan Biro Organisasi merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat basis data elektronik sebagai fondasi utama perencanaan kebutuhan aparatur yang presisi.
Rapat tersebut difokuskan pada sinkronisasi antara struktur kelembagaan yang ada saat ini dengan profil ASN yang tercatat secara digital dalam sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini mengingat seringnya terjadi dinamika penataan organisasi, seperti perubahan nomenklatur jabatan maupun pergeseran unit kerja.
Menanggapi aspek teknis pelaksanaan, Kepala Bagian Kelembagaan Biro Organisasi, Heri Uwete, menjelaskan bahwa penyelarasan ini mendesak dilakukan agar tidak ada disparitas informasi antara kondisi riil di lapangan dengan data elektronik.
"Fokus utama kami dalam rapat ini adalah membedah dan menyelaraskan struktur kelembagaan di masing-masing OPD agar benar-benar match (sesuai) dengan peta jabatan yang ada di aplikasi SIASN. Harapannya, ke depan tidak ada lagi ketidaksesuaian data yang berpotensi menghambat hak-hak kepegawaian, pengembangan karier, maupun kelancaran proses usulan formasi CASN yang baru," kata Heri Uwete. (mcgorontaloprov/reza)