Padang Panjang, InfoPublik - Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang, Sumatra Barat (Sumbar), terus memperkuat komitmennya sebagai Kota Layak Anak dengan memastikan perlindungan, pemenuhan hak, serta ruang ekspresi yang inklusif bagi seluruh generasi muda, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menegaskan bahwa anak-anak merupakan subjek pembangunan sekaligus aset berharga yang akan menentukan masa depan daerah. Oleh karena itu, penyediaan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak menjadi prioritas utama.
“Keluarga harus menjadi benteng utama perlindungan anak, sementara sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi tumbuh kembang mereka. Investasi terbaik yang dapat kita lakukan adalah memastikan seluruh anak memperoleh hak-haknya secara utuh, tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, dan bahagia,” ujar Hendri Arnis di Padang Panjang, Senin (3/8/2026).
Hendri menjelaskan, Pemko Padang Panjang secara berkesinambungan mengintegrasikan kebijakan Kota Layak Anak ke berbagai sektor strategis, seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga ruang partisipasi aktif anak.
Dalam rangkaian kegiatan yang melibatkan ribuan anak usia PAUD, TK, hingga SD tersebut, perhatian khusus turut diberikan kepada anak-anak penyandang disabilitas yang tampil memperlihatkan beragam bakat dan potensi.
“Kehadiran dan partisipasi anak-anak penyandang disabilitas menunjukkan bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa dan berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang serta berprestasi,” tegasnya.
Guna memperkuat ekosistem ramah anak di tingkat daerah, Pemerintah Kota Padang Panjang menyerahkan Sertifikat Sekolah Ramah Anak (SRA) dan Puskesmas Ramah Anak (PRA), bantuan USB pembelajaran PAUD kepada Plt. Kepala TK Pembina, serta penyaluran bantuan seragam sekolah dari BAZNAS Padang Panjang.
Selain itu, dilakukan pengukuhan Maria Feronika Hendri Arnis sebagai Bunda Forum Anak Kota Padang Panjang untuk mengoptimalkan wadah penyaluran aspirasi dan hak partisipasi anak di tingkat kota.
Melalui penguatan kelembagaan dan sarana penunjang ini, Pemko Padang Panjang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat posisi Padang Panjang sebagai Kota Pendidikan yang ramah anak dan berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia berkualitas. (MC Padang Panjang/andes/toeb)