Selatpanjang, Infopublik – Bidan memegang peran strategis dalam mencetak Generasi Emas Indonesia 2045. Mereka bukan hanya membantu proses persalinan, tetapi juga memastikan kesehatan ibu, bayi, dan keluarga sejak awal kehidupan.
Hal itu menjadi pesan utama yang disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Aula Gedung Afifa, Selatpanjang, Sabtu (1/8/2026).
Dalam sambutannya, Asmar mengapresiasi dedikasi seluruh bidan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menurunkan risiko kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan.
"Hari ini kita memperingati perjalanan panjang IBI selama 75 tahun. Ini menjadi bukti dedikasi para bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak sekaligus meningkatkan kualitas generasi bangsa," ujar Asmar.
Menurutnya, peran bidan jauh melampaui proses persalinan. Bidan hadir mendampingi perempuan sejak masa kehamilan, memberikan edukasi kesehatan reproduksi, hingga memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.
"Bidan hadir untuk memastikan setiap ibu mendapatkan pendampingan yang layak, setiap anak lahir dengan selamat, dan setiap keluarga memperoleh edukasi kesehatan yang berkualitas. Dedikasi para bidan menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045," katanya.
Asmar menilai tema HUTke-75 IBI, "Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan: Bidan Indonesia Memperkuat Kepemimpinan Bidan dalam Pelayanan Kebidanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan dan Anak serta Siap Mengawal Generasi Emas 2045," mencerminkan pentingnya penguatan peran bidan sebagai pemimpin dalam pelayanan kebidanan yang berorientasi pada hak-hak perempuan dan anak.
Ia berharap IBI terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan kompetensi anggota, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas hingga ke pelosok daerah.
Sementara itu, Ketua PD IBI Provinsi Riau, Bdn. Karmina Dewi, menyebut usia ke-75 menjadi momentum bagi organisasi untuk semakin memperkuat kualitas pelayanan kebidanan di Indonesia.
"Di setiap perjalanan bangsa, bidan selalu hadir mendampingi perempuan sejak masa remaja, kehamilan, persalinan, nifas, menyusui hingga pelayanan kesehatan reproduksi sepanjang siklus kehidupan. Bidan bukan sekadar profesi, tetapi merupakan panggilan pengabdian," ujarnya.
Karmina juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan. Menurutnya, sinergi pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan organisasi profesi menjadi kunci agar layanan kesehatan ibu dan anak dapat menjangkau seluruh masyarakat, termasuk di desa-desa dan pulau-pulau terluar.
Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan kepengurusan baru IBI Cabang Kabupaten Kepulauan Meranti yang dipimpin Yurnalita, sebagai ketua. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat profesionalisme organisasi sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kebidanan di Kabupaten Kepulauan Meranti.