Pemko Padang Percepat Revitalisasi Pasar Raya, Pedagang Jalan Akan Dipindahkan ke Blok III
Padang, Infopublik – Pemerintah Kota Padang mempercepat revitalisasi Pasar Raya sebagai pusat perdagangan utama sekaligus penggerak ekonomi daerah. Tahap awal penataan difokuskan pada pembenahan basement Blok III yang akan menjadi lokasi relokasi pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan, sehingga aktivitas perdagangan berlangsung lebih tertib, nyaman, dan aman.
Langkah tersebut ditinjau langsung Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran perangkat daerah di kawasan Pasar Raya Padang, Kamis (30/7/2026).
Turut mendampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Malvi Hendri, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Chandra Eka Putra, serta Kepala Dinas Perhubungan Yudi Indra Syani.
Fadly menjelaskan, proses relokasi pedagang baru akan dilakukan setelah fasilitas basement Blok III dinyatakan benar-benar siap digunakan, termasuk terbebas dari genangan air, memiliki pencahayaan yang memadai, dan didukung infrastruktur yang layak.
"Hari ini kita melihat perbaikan basement yang sedang tahap pengerjaan. Pedagang yang masih berjualan di badan jalan nanti akan dipindahkan setelah basement dipastikan layak, bebas banjir, terang, dan seluruh infrastrukturnya siap," ujarnya.
Selain membenahi bangunan pasar, Pemko Padang juga melakukan penataan sistem transportasi di kawasan Pasar Raya melalui pengaktifan kembali terminal angkutan kota di kawasan Sandang Pangan dan eks kompleks IWAPI.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu menyebarkan arus pengunjung ke berbagai zona perdagangan sehingga aktivitas ekonomi tidak lagi terkonsentrasi di satu titik.
"Kita ingin keramaian Pasar Raya tidak hanya terpusat di satu titik. Sandang Pangan, IWAPI, Merlin, kawasan SPR, hingga Blok IV harus sama-sama hidup agar perputaran ekonomi dirasakan seluruh pedagang," kata Fadly.
Menurutnya, pemerataan aktivitas perdagangan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing Pasar Raya sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih merata bagi para pedagang.
Fadly menegaskan revitalisasi Pasar Raya menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Kota Padang pada 2026. Kawasan tersebut diproyeksikan berkembang sebagai pusat perdagangan modern yang nyaman sekaligus destinasi wisata belanja.
"Anggaran terbesar tahun ini kami fokuskan untuk Pasar Raya sebagai pusat ekonomi Kota Padang. Kami ingin masyarakat nyaman berbelanja, wisatawan tertarik berkunjung, dan pedagang merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas ekonomi," ujarnya.
Program revitalisasi akan dilanjutkan pada 2027 dengan cakupan yang lebih luas, meliputi perbaikan jalan dan trotoar, penataan pasar ikan dan pasar daging, serta penyediaan berbagai fasilitas pendukung, termasuk area khusus merokok.
"Tahun depan revitalisasi dilanjutkan dengan pembenahan jalan, trotoar, pasar ikan, pasar daging, serta penyediaan area khusus merokok di Pasar Raya. Semoga seluruh upaya ini semakin meningkatkan kenyamanan masyarakat dan menggeliatkan perekonomian Kota Padang," kata Fadly.
Melalui revitalisasi bertahap tersebut, Pemerintah Kota Padang berharap Pasar Raya tidak hanya menjadi pusat perdagangan yang lebih tertata dan nyaman, tetapi juga mampu memperkuat daya tarik wisata belanja serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
(Charlie / Dv)
© Copyright 2026, All Rights Reserved